RAT KPRI Saptawa 2025: Anggota Tembus 3.286, SHU Naik

Staf Ahli Gubernur Lampung Yanyan Ruchyansyah saat membuka RAT KPRI Saptawa Tahun Buku 2025 di Gedung Pusiban
Staf Ahli Gubernur Lampung Yanyan Ruchyansyah saat membuka RAT KPRI Saptawa Tahun Buku 2025 di Gedung Pusiban, Kamis (9/7/2026). Foto: Diskominfotik Lampung

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mendorong penguatan koperasi sebagai pilar peningkatan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen itu dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Saptawa Tahun Buku 2025 di Gedung Pusiban, Kamis (9/7/2026).

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung Yanyan Ruchyansyah yang mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal membuka RAT.

Yanyan membacakan sambutan tertulis Gubernur menyampaikan, Pemprov mengapresiasi kinerja KPRI Saptawa yang dinilai berkontribusi nyata dalam pemenuhan kebutuhan anggota, khususnya ASN.

“Koperasi berperan menyediakan layanan pembiayaan rumah tangga, program penyediaan tanah perumahan pegawai, serta program sosial berdampak langsung pada kesejahteraan anggota,” ujar Yanyan.

Berdasarkan hasil audit akuntan publik, KPRI Saptawa dinilai sebagai koperasi sehat dan mandiri karena sebagian besar kegiatan usahanya dibiayai modal sendiri.

“Pemprov berharap kinerja KPRI Saptawa terus meningkat sehingga memberi kontribusi lebih besar bagi pembangunan sektor perkoperasian di Lampung,” katanya.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya disiplin anggota memenuhi kewajiban kepada koperasi. Kepala OPD diminta membina ASN agar aktif mendukung kemajuan koperasi.

Pengurus periode 2026–2028 diharapkan dapat mengelola koperasi secara profesional dan transparan, mengembangkan unit usaha baru, meningkatkan daya saing, serta mendukung visi Lampung Maju Menuju Indonesia Emas melalui penguatan koperasi dan UMKM.

Ketua KPRI Saptawa Syamsurizal melaporkan, RAT merupakan amanat AD/ART dan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Forum tertinggi itu menjadi ajang pertanggungjawaban kinerja pengurus dan penetapan program kerja tahun berikutnya.

RAT Tahun Buku 2025 diikuti 78 peserta perwakilan anggota dari OPD di lingkungan Pemprov Lampung.

Jumlah anggota KPRI Saptawa terus meningkat. Pada 2025 tercatat 3.286 orang, naik dari 3.142 orang tahun sebelumnya. Peningkatan didorong bergabungnya pegawai baru.

Dari sisi tata kelola, koperasi mendapat pendampingan kantor jasa akuntan publik sehingga pengelolaan kian profesional dan akuntabel. Koperasi juga mengoptimalkan modal sendiri dan menjalankan program sosial seperti bantuan bagi anggota sakit, duka, beasiswa, sunatan massal, hingga pemberangkatan umrah.

“Secara keseluruhan KPRI Saptawa telah berangkatkan 197 anggota ke Tanah Suci, terdiri 57 anggota haji dan 150 anggota umrah,” ujar Kepala Badan Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Lampung ini.

Di bidang perumahan, koperasi melanjutkan program pengembangan kavling bagi anggota. KPRI Saptawa juga patuh perpajakan dan membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) meningkat pada 2025.

Dalam RAT, anggota mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus dan badan pengawas, Standar Operasional Manajemen, Standar Operasional Prosedur, serta memilih pengurus masa bakti 2026–2028.

Pada kesempatan itu juga mengundi 10 pemenang program umrah dan hadiah simpanan anggota. Hadiah utama satu sepeda motor diraih Detri Yuni dari Dinas Lingkungan Hidup. (kmf)

Related posts

Leave a Comment