
BANDARLAMPUNG- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung korve gerakan bersih-bersih serentak di sepanjang jalan menuju Pulau Pasaran hingga kawasan Pulau Pasaran, Jumat (06/02/2026).
Usai apel bersama, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, dan unsur Forkopimda langsung bersih-bersih bersama masyarakat.
Aksi gotong royong ini dapat dukungan masyarakat, mulai pelajar, mahasiswa, hingga para pemangku kepentingan, bersama-sama membersihkan sampah di kawasan tersebut.
Marindo Kurniawan mengatakan, korve merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres). Instruksi Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 tentang pelaksanaan Korve juga memperkuat Inpres.
“Alhamdulillah, pemprov bersama pemkot, atas arahan Gubernur Lampung, melaksanakan Inpres gerakan bersih-bersih bergotong royong di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemprov dan pemerintah kabupaten/kota dalam menumbuhkan budaya bersih di tengah masyarakat.
“Hari ini kita lihat bersama, Wali Kota dan Forkopimda Bandarlampung membersihkan sampah, khususnya di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kelurahan Kota Karang, Pulau Pasaran.
“Insyaallah, kegiatan ini dapat membangkitkan motivasi masyarakat membudayakan hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan,” harapnya.
Gelorakan Korve
Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana mengapresiasi atas kolaborasi Pemprov Lampung dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat luar biasa, baik dari Bandarlampung maupun provinsi,” kata Eva Dwiana.
Dia berharap gerakan korve dapat terus gelora dan menjadi budaya di seluruh wilayah Lampung. Bukan hanya Bandarlampung saja, melainkan semua kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
“Ayo kita sama-sama bersih-bersih daerah masing-masing untuk mendukung Asta Cita dan arahan Gubernur Lampung. Bila kita semua bersih, insyaallah Provinsi Lampung akan kian luar biasa,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Marindo Kurniawan bersama Eva Dwiana juga meninjau sentra pengolahan ikan teri di Pulau Pasaran. (kmf)