BPBD: Aktivitas Gunung Anak Krakatau Normal, Tidak Ada Erupsi

BPBD Lampung melaporkan aktivitas GAK normal hingga 11 September 2026 siang. Tidak ada erupsi dan sebaran abu vulkanik

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan perkembangan terkini aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK). Berdasarkan hasil pemantauan Jumat 11 September 2026 pukul 00.00 hingga 12.00 WIB, tidak tercatat aktivitas gempa letusan atau erupsi. Meski masih ada aktivitas kegempaan vulkanik, pengamatan atmosfer dari permukaan hingga ketinggian 20.000 kaki menunjukkan arah angin bertiup ke barat hingga barat laut dengan kecepatan lemah hingga sedang. Hasil pantauan citra satelit Himawari-9 melalui Terminal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga tidak mendeteksi adanya sebaran abu vulkanik dari GAK. Sebagai…

Read More

Gubernur Lampung Imbau Masyarakat Waspada Pascaerupsi Anak Krakatau

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal monitor bersama Pangdam II/Swj Kristomei Sianturi, Polda Lampung, dan BMKG terkait erupsi GAK

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada, dan mengikuti informasi resmi terkait erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Imbauan itu Gubernur Lampung sampaikan saat monitor bersama Pangdam II/Swj Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Polda Lampung, BMKG, dan kepala OPD terkait, Minggu 6 September 2026. Dalam pertemuan itu, Mirza, sapaan akrab Rahmat Mirzani Djausal, menerima update dari Pusdalops BPBD, BMKG, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup. Kronologi Erupsi GAK Berdasarkan hasil data pemantauan, erupsi GAK mulai terjadi Jumat 4 September 2026 sekitar pukul 24.00…

Read More

Hadapi El Nino, Pemprov Lampung Petakan Kebutuhan Air Berbagai Sektor

Kegiatan Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, Khususnya Fenomena El Nino, di Balai Keratun

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai memetakan kebutuhan air permukaan di berbagai sektor untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang berpotensi memperpanjang musim kemarau dan meningkatkan risiko kekeringan. Langkah ini disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Yanyan Ruchyansyah dalam kegiatan Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, Khususnya Fenomena El Nino, di Balai Keratun, Kamis 6 Agustus 2026. Ancam Berbagai Sektor “Fenomena El Nino yang terjadi secara berkala telah berdampak terhadap berbagai sektor. Debit sungai mulai menurun, embung menyusut lebih cepat, kebutuhan air baku…

Read More

Lampung Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Siklon Tropis 91S

BANDARLAMPUNG- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyampaikan perkembangan terbaru mengenai bibit siklon tropis 91S yang saat ini terus Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pantau. Sistem itu berada di Samudera Hindia sebelah barat Provinsi Lampung dan menunjukkan pergerakan yang perlu mewaspadainya. BMKG melaporkan, Kamis (11/12/2025) dalam 24 jam ke depan, bibit siklon tropis 91S diperkirakan bergerak mendekati daratan Sumatra. Selanjutnya, kata BMKG, pada 36 hingga 72 jam mendatang, sistem ini diprediksi berbelok menuju barat daya dan menjauhi Pulau Sumatra. Bibit siklon ini kali pertama terdeteksi 7 Desember 2025 pukul 07.00 WIB,…

Read More

Pemprov Lampung Perkuat Koordinasi Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

BANDARLAMPUNG- Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, mengikuti rapat koordinasi penanganan informasi kebencanaan oleh Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI secara daring di Ruang Command Center Lantai 2 Diskominfotik Lampung, Kamis (11/12/2025). Bakom menjelaskan, adanya perkembangan cuaca terkini berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG dan BNPB, termasuk muncul bibit Siklon 91S berpotensi membawa cuaca ekstrem berupa meningkat curah hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia. Tenaga Ahli Utama Bakom, Anita Irawati, menekankan penting kesiapsiagaan bersama. “Poin utama kita ialah membangun masyarakat sadar terhadap potensi…

Read More

Pemprov Lampung Imbau Pemda Waspadai Cuaca Ekstrem

BANDARLAMPUNG- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengimbau seluruh pemerintah daerah (pemda) kabupaten/kota meningkatkan waspada potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Peringatan ini menyusul prospek cuaca tujuh hari dari rilis Stasiun Meteorologi Radin Inten II BMKG. Prospek cuaca tujuh hari itu menunjukkan ada peningkatan potensi hujan signifikan akibat pengaruh Dipole Mode Indeks negatif, daerah konvergensi, dan pemanasan suhu muka laut di Samudra Hindia. Pada 7-9 Desember 2025, hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur Pesawaran, Tanggamus, dan Pesisir Barat, memicu risiko banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Selain itu, potensi hujan…

Read More