
KALIANDA — Sebanyak 182.398 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Lampung Selatan akan menerima bantuan pangan beras total 30 kilogram untuk alokasi 3 bulan sekaligus, Juli, Agustus, dan September 2026.
Bantuan ini merupakan bagian dari penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Bantuan Pangan Beras Tahun 2026. Setiap KPM mendapat 10 kilogram per bulan.
Kepastian itu terungkap dalam Sosialisasi Penyaluran CPP Bantuan Pangan Beras secara hybrid via zoom meeting bersama koordinator kecamatan dan koordinator desa di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa 1 September 2026.
Total Alokasi 5.471 Ton Beras
Mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan, Sekretaris Dinas Zulvina Ratnasari berkata bantuan bertujuan memastikan masyarakat tetap memiliki akses pangan layak dan terjangkau.
“Pangan adalah kebutuhan dasar harus kita jamin. Bantuan ini agar masyarakat yang membutuhkan mendapat pangan layak,” ujar Zulvina.
Untuk Lampung Selatan, total alokasi mencapai 5.471,49 ton beras bagi 182.398 penerima.
Dia menegaskan penyaluran harus memenuhi prinsip, yaitu tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas, dan tertib administrasi.
“Bantuan ini bukan hanya menyalurkan beras. Yang kita pastikan adalah semuanya tepat, mulai dari orangnya sampai administrasinya,” tegasnya.
Data Desil 1-4 Acuan Penerima
Zulvina menjelaskan penetapan penerima bantuan berdasarkan data masyarakat desil 1 sampai desil 4.
Dia meminta camat, kepala desa, lurah, hingga koordinator kecamatan dan desa memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.
“Pastikan bantuan diterima yang memang berhak. Jangan sampai harusnya dapat tidak dapat, dan sebaliknya,” imbaunya.
Koordinasi dengan Perum Bulog juga diperkuat mulai perencanaan hingga distribusi. Pemerintah daerah bersama Bulog, TNI dan Polri sebelumnya telah mengecek kuantitas dan kualitas beras di gudang Bulog.
Ringankan Beban
Dengan alokasi 30 kilogram per KPM untuk 3 bulan, Pemkab Lampung Selatan berharap bantuan ini membantu memenuhi kebutuhan pangan dan meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Pemkab menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak agar penyaluran berlangsung transparan dan tepat sasaran. (kmf)