Dua Siswa SD Bandarlampung Raih Medali di Robot Design Olympiad 2026

 

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama Alya Putri Syakila dan Keyza Febra Faura peraih medali RDO 2026
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama Alya Putri Syakila dan Keyza Febra Faura peraih medali RDO 2026, Jumat 17 Juli 2026. Foto: Istimewa

BANDARLAMPUNG – Dua siswa sekolah dasar (SD) Kota Bandarlampung meraih medali pada ajang internasional Robot Design Olympiad (RDO) 2026 di Universitas Bandar Lampung (UBL).

Alya Putri Syakila dari SDN 1 Gulak Galik yang meraih emas dan Keyza Febra Faura dari SDN 1 Sukarame 2 mendapat perak. Keberhasilan keduanya membuktikan usia muda bukan penghalang berprestasi di bidang sains dan teknologi.

Atas capaian itu, Wali Kota Bandarlampung, Hj. Eva Dwiana menerima kedua pelajar bersama orang tua, guru pendamping, dan rombongan di ruang kerjanya, Jumat 17 Juli 2026.

Eva Dwiana bangga dan mengapresiasi perjuangan kedua pelajar yang mampu bersaing di kompetisi robotika bergengsi. Menurutnya, prestasi ini menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di Bandarlampung sekaligus menunjukkan kualitas sumber daya manusia daerah.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para siswa, dukungan keluarga, dan pembinaan sekolah. Kami sangat bangga karena pelajar Bandarlampung mampu menunjukkan prestasi di tingkat internasional,” kata Eva.

Bagi Eva, keberhasilan Alya dan Keyza tak hanya soal medali. Lebih dari itu, prestasi ini menggambarkan, bahwa pelajar Indonesia punya potensi besar bidang teknologi dan inovasi jikandapat ruang serta dukungan memadai.

Robot Design Olympiad merupakan kompetisi menguji kemampuan peserta merancang konsep teknologi berbasis robotika. Selain kemampuan teknis, peserta juga dituntut memiliki kreativitas, daya pikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, dan inovasi.

Keberhasilan dua siswa SD ini menjadi cerita inspiratif, terutama bagi pelajar. Di tengah perkembangan teknologi pesat, Alya dan Keyza menunjukkan belajar tak hanya terbatas pada buku, tapi juga lewat karya dan inovasi.

Perjalanan keduanya ke podium juara menjadi pesan, bahwa mimpi besar bisa mulai dari ruang kelas sederhana. Dengan semangat belajar, berani mencoba hal baru, dan ketekunan berlatih, pelajar mampu menembus batas dan membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.

Wali Kota Eva berharap capaian ini memantik semangat pelajar lain di Bandarlampung untuk terus mengembangkan potensi diri.

“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan kemampuan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, dan Indonesia,” harapnya. (sn)

Related posts

Leave a Comment