
KALIANDA- Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Radityo Egi Pratama, mendukung penuh Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) Batch #2 Tahun 2026 di Kantor PCNU Lamsel, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Sabtu (24/1/2026).
Meski berhalangan hadir fisik, Bupati Egi tetap menyapa peserta dan pengurus melalui video call. Ia berdialog dengan Ketua DPW Juleha Provinsi Lampung, Saluddin.
Bupati Egi menegaskan, program Juleha penting sebagai bagian pembangunan sosial dan keagamaan yang berdampak langsung pada kualitas kehidupan masyarakat.
“Sukses selalu untuk Juleha, semoga berkah. Paling penting, program-programnya bisa berdampak untuk masyarakat dan mendukung Lamsel Maju,” ujar Egi.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Anton Carmana, mewakili Bupati Lamsel membuka kegiatan itu.
Membacakan sambutan Bupati, Anton Carmana menekankan, penyembelihan hewan bukan sekadar proses teknis, melainkan bagian ibadah yang harus memenuhi syariat Islam.
Karena itu, kata ia, standarisasi nenyembeli halal menjadi aspek penting untuk menjamin absah dan halal daging yang masyarakat konsumsi.
“Juru sembelih halal ialah garda terdepan memastikan hewan sembeliha sehat dan proses sah secara syariah, terutama kebutuhan kurban dan akikah,” tegas Anton.
Ketua DPD Juleha Lamsel, Ahmad Al-Akhran, menyampaikan, pelatihan Batch 2 ini menargetkan 100 peserta. Realisasi pendaftaran 95 peserta atau 95 persen dari target.
Peserta berasal dari berbagai kecamatan di Lamsel, seperti Palas, Way Sulan, Sidomulyo, Sragi, dan Natar, bahkan sebagian berasal dari Lampung Utara.
“Capaian ini menunjukkan antusiasme dan sadar masyarakat terhadap penting produk halal terus meningkat,” ujarnya. (ptm)