
JAKARTA, SAYLAMPUNG.ID- Pemerintah Provinsi Lampung kembali berbangga lantaran meraih penghargaan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI kali ketiga berturut-turut.
Sejak tahun 2021 penghargaan nasional itu kepada perusahaan dan badan usaha di Lampung karena telah berkontribusi meningkatkan peluang kerja penyandang disabilitas.
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyerahkan penghargaan itu kepada para perwakilan perusahaan di Hotel Pullman Jakarta, Selasa (17/10/2023).
Provinsi Lampung, Cafe Energi Positif menerima penghargaan nasional dari Kemenaker RI sebagai perusahaan swasta mempekerjakan penyandang disabilitas kategori perusahaan kecil.
Tahun 2023 ini terdapat 12 perusahaan dan 3 badan usaha menerima penghargaan nasional. Para perusahaan itu dari berbagai sektor, antara lain manufaktur, jasa, dan perdagangan.
Badan usaha menerima penghargaan ialah PT Telkom Indonesia Persero, Tbk., PT Indonesia Asahan Aluminium Persero, dan PT Perkebunan Nusantara III.
Gubernur Lampung sebagai pembina daerah dalam upaya penghormatan, pelindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di dunia kerja inklusif, terus mendorong perusahaan dan badan usaha di Lampung mempekerjakan penyandang disabilitas.
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan, penghargaan ini bentuk apresiasi pemerintah karena komitmen perusahaan dan badan usaha mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas di tempat kerja.
“Penghargaan ini dapat memotivasi perusahaan dan badan usaha lainnya untuk meningkatkan peluang kerja penyandang disabilitas,” kata Ida.
Pendiri Cafe Energi Positif ialah Daud Hadi Winarto, S.T., yang digagas sang istri Maria Novitawati, M.Psi., merupakan psikolog klinis anak dan remaja yang bergiat pada pendidikan dan pengembangan anak berkebutuhan, khusus
di daerah Bandarlampung
Cafe Energi Positif ialah salah satu cafe di Bandarlampung mempekerjakan penyandang disabilitas.
Cafe Energi Positif telah mempekerjakan lebih dari 5 penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas yang bekerja di cafe ini berasal dari berbagai latar belakang, antara lain tuna netra, tuna daksa, dan tunarungu. (kmf)