Arinal Ajak Semua Pihak Cegah Penyelundupan TSL di Sumatera

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri Focus Group Discussion Sinergi Penguataan Pengawasan dan Pengendalian Peredaran TSL Wilayah Sumatera di Ballroom Hotel Emersia, Selasa (17/10/2023). (Foto: Ist)

BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengajak semua pihak saling bersinergi mengawasi dan mencegah penyelundupan Tumbuhan dan Satwa Liar/Langka (TSL) dari wilayah Pulau Sumatera.

Ajakan Arinal Djunaidi itu dalam Focus Group Discussion Sinergi Penguataan Pengawasan dan Pengendalian Peredaran TSL Wilayah Sumatera di Ballroom Hotel Emersia Bandarlampung, Selasa (17/10/2023).

“Butuh peran multipihak mencegah lalulintas menyelundupkan TSL, terutama berasal atau melintas menggunakan jalur transportasi di Lampung,” katanya.

Lampung gerbang utama Sumatera ini sangat berpeluang besar menyelundupkan berbagai jenis satwa. Karena memiliki berbagai pelabuhan.

“Tak hanya instansi pemerintah, semua elemen masyarakat juga membantu menghalau berbagai penyelundupan,” ujarnya.

Perdagangan ilegal satwa liar, kata ia, selain akan mengancam aneka ragam hayati, juga berdampak signifikan kesehatan masyarakat, yaitu menular penyakit dari satwa.

Guna menangani beredar ilegal satwa liar, Tahura Wan Abdul Rachman telah membangun sarana berupa kandang habituasi untuk pra-melepasliarkan satwa.

“Ini ialah hasil kerja sama antara Dinas Kehutanan Lampung melalui UPTD KPHK Tahura Wan Abdul Rachman dan Yayasan FLIGHT,” katanya.

Soal marak beredar TSL melalui Lampung, ia meminta agar di Pelabuhan Bakauheni terus membangun dan menguatkan sinergi di lapangan

Ia meminta agar menjaga fungsi hutan tetap dalam melestarikan TSL. Bila hutan berfungsi, melestarikan alam pada kawasan bisa berjalan baik. (adpim)

Related posts

Leave a Comment