Pemkot Bandarlampung Komitmen Bayarkan P2KM

BANDARLAMPUNG- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melaluiwqq Dinas Kesehatan (Dinkes) telah penyalurkan tunggakan Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat (P2KM) tahun 2024. “Pembayaran tahun 2024 sejak lama dan lunas. Tahun 2025 itu bukan tunggakan, melainkan tahun anggaran masih berjalan. Pemkot terus membayar secara berkala,” ungkap Kepala Dinkes Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, Jumat (28/11/2025) Muhtadi membantah, isu pemkot Bandarlampung tak membayar pengobatan gratis. Pemkot sudah membayarkan hingga September kepada beberapa rumah sakit. Untuk Oktober dan November, kata ia, sebagian sudah bayar dan sisanya sedang proses di BPKAD. “Pemkot berkomitmen menjamin pelayanan Gratis. Semua…

Read More

Ketua Komisi IV Pinta Dinkes Antisipasi Merebak Kasus DBD

BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Ketua Komisi IV DPRD Bandarlampung, Asroni Paslah, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mewaspadai merebak kasus demam berdarah (DBD) pada musim hujan. Asroni mengatakan, Dinkes melalui Puskesmas, Puskel harus proaktif dalam mengantisipasi DBD di tengah masyarakat. Menurutnya, sosialisasi mencegah penyakit bersumber dari nyamuk aedes aegypti ini sangat penting. “Harus terjun ke masyarakat dan sosialisasi mencegah. Jangan sampai ada kejadian baru bergerak,” tegas ia, Jumat (17/1/2024). Asroni mengungkapkan, beberapa waktu lalu, pihaknya memanggil Dinkes mengenai hal ini. Dinkes menjelaskan, kata ia, mereka telah sosialisasi, seperti mengimbau masyarakat agar jangan menampung…

Read More

Eva Dwiana Bagikan Tablet Tambah Darah Cegah Anemia Remaja

BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melaksanakan Gerakan Aksi Bergizi di SMPN 15 Bandarlampung, Senin (23/10/2023). Empat ratus pelajar perempuan mengikuti kegiatan tersebut. Acara ini juga untuk membebaskan kaum remaja dari anemia sejak dini. Selain itu, gerakan ini juga mencegah kasus stunting masa mendatang. Wali Kota Bandarlampung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membagikan tablet penambah darah bagi para remaja putri ini melalui Gerakan Aksi Bergizi di sekolah. WalibKota Bandarlampung, Eva Dwiana, menjelaskan, stunting tak hanya terjadi lantaran kurang asupan gizi pada periode 1.000 hari pertama kelahiran bayi. Angka stunting juga pemicu…

Read More