
BANDARLAMPUNG – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela melepas 46 mahasiswa penerima beasiswa S-1 dan S-2 dari Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW Pergunu) Lampung Angkatan XII untuk melanjutkan studi di Universitas KH Abdul Chalim, Mojokerto, Jawa Timur.
Pelepasan berlangsung di Aula PWNU Lampung, Kamis 8 Oktober 2026, ditandai penyamatan jaket kepada perwakilan mahasiswa.
Wagub Jihan mengapresiasi konsistensi PWNU dan Pergunu Lampung menjalankan program beasiswa sebagai upaya menyerdaskan bangsa dan meningkatkan sumber daya manusia Lampung.
“Ini angkatan ke-12. Artinya program ini sudah melalui perjalanan panjang. Ini komitmen PWNU dan Pergunu menyerdaskan anak bangsa lewat beasiswa,” ujar Jihan
Pendidikan Tantangan Utama
Menurutnya, program beasiswa ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Karena pendidikan masih menjadi tantangan utama meningkatkan IPM.
“Karena itu, terima kasih kepada PWNU dan Pergunu Lampung yang membantu mengurai persoalan ini melalui program beasiswa,” jelas Jihan.
Dia menambahkan, Pemprov Lampung terus menyiapkan program mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, seperti Sekolah Rakyat dan Satu Desa Satu Sarjana.
“Insyaallah, berbagai program tersebut menjadi lompatan yang baik untuk mengejar ketertinggalan pembangunan manusia, terutama bidang pendidikan,” ujarnya.
Perkuat Peduli Sosial dan Empati
Kepada para penerima beasiswa, Wagub berpesan agar status sebagai mahasantri tak hanya sebagai kesempatan kuliah, tapi juga tanggung jawab mengembangkan ilmu dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Selain ilmu agama dan ilmu umum, Jihan meminta mahasantri memperkuat kepedulian sosial dan empati.
“Hari ini kita tak kekurangan anak pintar dan cerdas. Namun kemajuan teknologi juga bisa membuat sebagian anak muda apatis dan kurang peduli lingkungan sosial,” katanya.
Menurutnya, peduli sosial harus menjadi pembeda antara mahasiswa dan mahasantri. “Adik-adik perlu memiliki peduli sosial dan empati lebih kuat terhadap sesama,” ujarnya.
Apresiasi NU
Wagub juga mendorong mahasantri mengimplementasikan ilmu melalui pengabdian kepada masyarakat.
“Jangan berhenti menimba ilmu tanpa memberikan ilmu tersebut agar bermanfaat bagi umat. Di mana pun berada, ilmu harus dihilirisasikan menjadi pengabdian,” jelasnya.
Jihan juga mengapresiasi keluarga besar NU yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan di Lampung. (***)