
BANDARLAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Kamis 1 Oktober 2026.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Marindo mengatakan tema itu mengingatkan, bahwa persatuan bukan tujuan akhir, melainkan jalan menuju Indonesia berdaulat, adil, dan makmur.
Menurutnya, tantangan terhadap persatuan kini berubah. Ancaman datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan pemecah belah.
“Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, melainkan diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujarnya.
Pancasila Landasan Pembangunan
Ia menegaskan, bagi Lampung, nilai Pancasila harus jadi landasan setiap langkah pembangunan. Pembangunan harus menyerminkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial.
“Artinya, pembangunan tak hanya mengejar pertumbuhan, tapi harus menghadirkan pemerataan dan kesejahteraan. Tak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun manusia,” katanya.
Pembangunan juga harus mampu mendorong kemajuan ekonomi sekaligus memperkuat persatuan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Inilah pembangunan berlandaskan Pancasila yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan sebagai orientasinya,” ujarnya.
Nilai Pancasila Harus Diwujudkan
Ia mencontohkan, pembangunan infrastruktur harus membuka akses dan kesempatan ekonomi. Pendidikan harus membuka masa depan generasi muda.
Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, sedangkan pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat tumbuh dan mandiri.
“Seluruh proses pembangunan harus dilaksanakan dengan semangat gotong royong, keadilan, serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Pancasila, tegas Marindo, jangan berhenti sebagai nilai yang diucapkan saat upacara, tapi harus diwujudkan dalam setiap kebijakan, pelayanan, dan kerja pembangunan.
Pancasila Sumber Kekuatan
Pada momentum Hari Kesaktian Pancasila 2026, ia mengajak semua pihak membulatkan tekad mempertahankan dan mengamalkan Pancasila sebagai sumber kekuatan membangun kebersamaan.
“Dengan kebersamaan itu, kita perjuangkan dan tegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” ujarnya.
Marindo juga mengingatkan kekuatan Pancasila tak hanya bergantung pada peringatan tahunan, tapi pada penerapan nilai dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila tak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari, lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai,” jelasnya.
“Tugas kita memastikan nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya. Kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” kata Marindo. (Pemprov Lampung)