Dua Tahun Rusak, Kantor Camat Sragi Diperbaiki Tahun Ini

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama saat sidak ke Kantor Kecamatan Sragi
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama saat sidak ke Kantor Kecamatan Sragi, Rabu 16 September 2026. Foto: Diskominfo Lamsel

SRAGI – Hampir dua tahun warga Sragi dilayani bukan dari gedung utama kantor kecamatan. Kondisi bangunan rusak bagian atap membuat pelayanan pindah ke rumah dinas.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama memastikan gedung itu direhabilitasi tahun ini agar pelayanan kembali aman dan layak.

Kepastian itu disampaikan Bupati Egi saat inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kecamatan Sragi, Rabu 16 September 2026. Ia melihat langsung atap dan kuda-kuda tengah bangunan sudah lapuk parah.

“Ini kantor Kecamatan Sragi katanya sudah hampir dua tahun tak dipakai karena bangunannya rusak. Sekarang kita sidak, karena sudah saya masukkan di perencanaan, diperbaiki tahun ini,” kata Egi.

Ia menegaskan, perlu rehabilitasi agar kantor kecamatan kembali menjadi ruang pelayanan aman dan mendukung aktivitas pemerintahan.

“Ini sudah lapuk, bahaya. Tolong ditindaklanjuti. Tahun ini akan diperbaiki,” tegasnya.

Khawatir Roboh, Pelayanan Pindah

Camat Sragi Wayan Susana menjelaskan gedung utama tak dipakai setelah kuda-kuda atap bagian tengah rusak dan dikhawatirkan roboh.

Demi keselamatan, pihak kecamatan memindahkan aktivitas pelayanan ke rumah dinas yang masih satu kompleks di Desa Kuala Sekampung.

“Ketika ada pelayanan publik, kami khawatir menimpa seseorang sedang melakukan pelayanan. Makanya kantor dipindahkan ke rumah dinas kecamatan,” jelas Wayan.

Meski numpang, pelayanan tetap berjalan. “Sejauh ini pelayanan tetap dilakukan, pelayanan masyarakat tetap terus berjalan,” ujarnya.

Menurut Wayan, sidak Bupati Egi memberikan kepastian, bahwa Kantor Kecamatan Sragi direhabilitasi tahun ini.

“Mudah-mudahan Kantor Kecamatan Sragi ini dibangun dengan baik dan agar kita bisa melaksanakan pelayanan dengan baik,” harap Wayan.

Selama rehabilitasi, pelayanan tetap di rumah dinas. Masyarakat tak perlu menunggu gedung selesai untuk dapat layanan. (kmf)

Related posts

Leave a Comment