Maulid Nabi di Palas, Bupati Egi Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah

Bupati Radityo Egi Pratama menyerahkan bantuan pembangunan dan renovasi rumah ibadah di Masjid Riyadlul Muttaqin, Desa Bumi Daya
Bupati Radityo Egi Pratama menyerahkan bantuan pembangunan dan renovasi rumah ibadah di Masjid Riyadlul Muttaqin, Desa Bumi Daya, Rabu 2 September 2026. Foto: Diskominfo Lamsel

PALAS — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Riyadlul Muttaqin, Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, Rabu 2 September 2026, menjadi momentum Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengajak masyarakat meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Egi menegaskan Maulid Nabi tak hanya sebatas kegiatan seremonial tahunan. Nilai yang terkandung harus diterjemahkan dalam sikap menghadapi perubahan zaman, membangun hubungan sosial, dan bekerja bersama di tengah perbedaan.

“Acara Maulid Nabi itu tidak hanya sekadar seremonial. Acara ini harus punya makna pesan,” kata Egi.

Kenal Diri dan Hargai Perbedaan

Salah satu pesan yang Bupati sampaikan adalah pentingnya setiap orang mengenali diri sendiri dan memahami potensi yang dimiliki. Sekaligus belajar menerima kelebihan dan kekurangan orang lain.

“Setiap manusia diciptakan berbeda-beda. Kita harus tahu kelebihan kita, kita terima kelebihan orang lain. Tidak bisa disama-samakan,” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan menghargai perbedaan adalah kunci membangun masyarakat harmonis. Ketika setiap orang bisa menerima perbedaan, ruang untuk bekerja sama dan saling melengkapi akan kian terbuka.

“Kalau kita sudah kenal diri kita, sudah menerima orang lain, barulah kita bisa bekerja sama,” tuturnya.

Doa Harus Diiringi Ikhtiar

Selain hubungan antarsesama, Egi juga menekankan pentingnya ikhtiar dalam mencapai tujuan. Doa perlu berjalan beriringan dengan usaha dan kerja nyata.

“Untuk mendapatkan sesuatu itu tidak cukup doa,” katanya.

Realisasikan Program Bertahap

Egi mengajak masyarakat menjaga Lampung Selatan agar terus maju dan sejahtera.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika ada program atau janji yang belum terealisasi.

“Kalau ada yang belum terealisasi, kami mohon maaf. Pelan-pelan kami realisasikan. Setahap demi setahap kami tunaikan,” kata Egi. (Nsy)

Related posts

Leave a Comment