
KATIBUNG – Begawi Festival 2026 sukses menjadi panggung kolaborasi generasi muda dalam mengangkat potensi budaya, lingkungan, dan pariwisata Kabupaten Lampung Selatan.
Festival oleg Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung (Unila) di Radin Inten Beach atau eks Pantai Pasir Putih, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini bertema “Akselerasi Generasi Muda dalam Harmonisasi dan Kreativitas terhadap Kelestarian Lingkungan di Bumi Siger Lampung”.
Melibatkan ratusan mahasiswa, pelajar, dan relawan dari berbagai daerah, festival ini menjadi bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus ruang promosi potensi daerah.
Beragam kegiatan lingkungan dan atraksi budaya memeriahkan festival. Kekayaan adat Lampung, baik Sai Batin maupun Pepadun, ditampilkan sebagai upaya menjaga warisan budaya dan memperkenalkannya kepada generasi muda.
Begawi Festival 2026 dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Forkopimda Provinsi Lampung, tokoh adat, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Lampung sebagai fondasi membangun karakter generasi muda.
“Kemajuan harus berjalan beriringan dengan pelestarian identitas daerah melalui penguatan falsafah Piil Pesenggiri, agar generasi muda tidak hilang jati dirinya,” kata Gubernur Mirza.
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengajak masyarakat Lampung menjaga persatuan melalui pelestarian adat dan budaya.
“Tokoh adat adalah pemersatu. Kekayaan adat dan budaya jangan sampai jadi sumber perpecahan, tapi harus jadi kekuatan mempersatukan. Saya ingin masyarakat Lampung hidup setara, sejahtera, dan berkeadilan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata dan penguatan ekonomi masyarakat melalui program pemerintah, termasuk pengembangan kawasan wisata dan koperasi desa.
Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmen mendukung pelestarian budaya, pengembangan kreativitas generasi muda, dan peningkatan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan.
Kolaborasi pemerintah, mahasiswa, tokoh adat, akademisi, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan mendorong pembangunan berkelanjutan serta memperluas promosi potensi wisata dan budaya Lampung Selatan.
Begawi Festival 2026 menjadi bukti generasi muda memiliki peran strategis merawat warisan budaya, menjaga lingkungan, dan memperkenalkan pesona daerah ke khalayak luas. (kmf)