Tondi Ajak Warga Metro Kuatkan Nilai Pancasila

Tondi Muammar sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Sumbersari Bantul
Anggota DPRD Lampung Tondi Muammar Gaddafi Nasution menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Sumbersari Bantul, Ahad (14/06/2026). Foto: Istimewa

METRO – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Tondi Muammar Gaddafi Nasution, menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Sumbersari Bantul, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, Ahad (14/06/2026).

Tondi mengajak masyarakat memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penguatan ideologi Pancasila sangat penting di tengah beragam bangsa Indonesia.

Menurutnya, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila merupakan fondasi utama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Lewat sosialisasi Pancasila, kita dapat kembali mengingat, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” ujar Anggota Fraksi Golkar DPRD Lampung ini.

Menurutnya, kehidupan masyarakat Indonesia terdiri berbagai suku, agama, ras, dan golongan butuh perekat kuat agar tetap harmonis. “Pancasila ialah pedoman menjaga kerukunan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai, jika konsisten menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, dapat meminimalkan berbagai potensi gesekan sosial. Untuk itu, masyarakat harus terus menanamkan semangat toleransi, gotong royong, dan menghormati perbedaan.

“Kerukunan kebhinekaan harus terus kita jaga. Dengan memahami dan mengamalkan Pancasila, kita dapat memperkuat persatuan serta menghindari konflik oleh perbedaan suku, agama, ras, dan golongan,” katanya.

Selain sarana penguatan ideologi kebangsaan, Tondi menilai sosialisasi ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara masyarakat dan wakil rakyat.

Kegiatan ini, kata ia, kans masyarakat kembali mengenang nilai-nilai kebangsaan yang sejak lama di lingkungan pendidikan ajarkan, seperti membaca teks Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Ini hikmah yang baik bagi kita agar kembali mengingat dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Tondi.

Ia menegaskan, penguatan wawasan kebangsaan harus mulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan masyarakat. Ini agar nilai-nilai luhur Pancasila dapat terus generasi muda mewarisinya.

“Kami harap masyarakat tak hanya pahami Pancasila secara teori, tapi mengimplementasikannya sehari-hari. Dengan begitu, semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong akan terus terjaga,” ucapnya. (wp)

Related posts

Leave a Comment