
KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menjajaki kolaborasi dengan Bakrie Center Foundation (BCF) guna meningkatkan kapasitas dan daya saing Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Komitmen itu mengemuka saat Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama, menerima audiensi CEO BCF, Jimmy Muhamad Rifai Gani, di ruang kerja bupati setempat, Kamis (4/6/2026).
Kedua pihak membahas peluang kerja sama melalui program Collaborative Leadership Program (CLP): Bersama Membangun Desa, sebuah inisiatif memperkuat peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa.
CEO BCF, Jimmy Muhamad Rifai Gani berkata BUMDes berposisi strategis mendorong ekonomi tumbuh di desa. Namun, masih terdapat tantangan, mulai aspek kelembagaan, tata kelola, hingga penguatan sumber daya manusia.
Menurutnya, program BCF mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, akademisi, generasi muda, dunia usaha, dan media massa.
“Program ini memperkuat kapasitas BUMDes agar mampu berkembang berkelanjutan dan bermanfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat desa,” jelasnya.
Saat ini, lanjut ia, BCF tengah menyiapkan sejumlah lokasi percontohan di Indonesia. Lamsel menjadi salah satu daerah memiliki potensi terlibat dalam program ini.
Bupati Egi menegaskan, Pemkab Lamsel terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, program penguatan BUMDes ini memiliki potensi mendukung pengembangan ekonomi desa bila tepat dan berkelanjutan.
Pemkab Lamsel, tegas ia, akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak. Ini guna mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan sejahtera masyarakat.
“Semoga manfaat program ini juga akan dapat masyarakat Lamsel rasakan,” harap Egi. (Kmf)