
KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menyambut positif kunjungan strategis jajaran Badan Pengatur Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama InJourney, PTPN, dan ITDC. Pertemuan ini membahas pelaksanaan program nasional Relawan Bakti BUMN 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, menerima kunjungan itu di ruang kerjanya, Kamis (21/5/2026).
Dalam pertemuan itu terungkap, Lampung Selatan sebagai salah satu lokus utama pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang melibatkan karyawan terbaik berbagai perusahaan milik negara.
Program ini menjadi bagian komitmen Kementerian BUMN memperkuat pembangunan desa melalui kolaborasi lintas sektor.
Supriyanto mengapresiasi atas kepercayaan kepada Lampung Selatan sebagai daerah tujuan program ini. Menurutnya, kesempatan ini menjadi momentum penting mempercepat pemberdayaan masyarakat desa secara konkret.
“Kami siap dukung penuh kehadiran Relawan Bakti BUMN. Peluang ini sudah terbuka luas, tinggal kita bersama-sama optimalkan di lapangan agar masyarakat benar-benar merasakan hasilnya,” ujarnya.
Fokus 3 Pilar
Perwakilan InJourney menjelaskan, program Relawan Bakti BUMN 2026 akan fokus tiga pilar utama, yakni pemberdayaan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM dan BUMDes.
Melalui proses seleksi ketat dari sekitar 1.500 pendaftar, relawan terpilih akan terjun langsung ke sejumlah desa di Lampung Selatan.
Relawan akan menjalankan berbagai program pendampingan, mulai penguatan tata kelola BUMDes, edukasi literasi digital, hingga peningkatan strategi pemasaran produk UMKM agar lebih kompetitif.
Sebagai tindak lanjut, tim teknis Pemkab Lampung Selatan bersama jajaran BUMN akan survei lapangan untuk meninjau kesiapan lokasi dan memetakan kebutuhan teknis guna memastikan program berjalan optimal.
Program Relawan Bakti BUMN 2026 berlangsung 16-19 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI. (Ech)