Surajaya Pinta Jangan Mudah Terprovokasi Isu Merusak Persatuan

Abdullah Surajaya sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Bangun Rejo
Anggota DPRD Lampung, Abdullah Surajaya, menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kampung Bangun Rejo, Sabtu (6/5/2026). (Istimewa)

GUNUNG SUGIH- Anggota DPRD Provinsi Lampung, Abdullah Surajaya, menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kampung Bangun Rejo, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, Sabtu (6/5/2026).

Abdullah Surajaya menghadirkan narasumber Yos Devera dan Wahyu Taqwa Iswananda.

Ia menjelaskan, kegiatan ini ialah agenda penting memperkuat karakter masyarakat di tengah perkembangan zaman dan deras arus informasi kian terbuka.

Menurutnya, tantangan kehidupan saat ini tak hanya soal ekonomi dan sosial, tapi juga ancaman terhadap luntur nilai persatuan dan rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan pedoman kehidupan sehari-hari. Harus terus menjaga nilai gotong royong, toleransi, persatuan, dan saling menghormati,” ujar Politisi PAN Lampung ini.

Surajaya menegaskan, wawasan kebangsaan harus terus kuat, khususnya generasi muda agar jangan terpengaruh paham-paham negatif yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Sosialisasi ini, kata ia, jadi sarana penting membangun komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Selain itu, juga penting memahami menjaga utuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial saat ini, masyarakat harus bijak menerima informasi. Jangan mudah terprovokasi isu-isu dapat merusak persatuan,” pintanya.

Ketua Granat Lampung Tengah ini meminta masyarakat menjaga lingkungan sosial sehat dan menjauhi berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak generasi muda.

Yos Devera meminta, masyarakat harus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, mulai lingkungan keluarga hingga kehidupan sosial sehari-hari.

“Tak cukup hanya memahami teori saja, tapi juga harus lewat sikap saling menghargai, menjaga kebersamaan, dan meningkatkan peduli antarsesama masyarakat,” katanya.

Wahyu Taqwa Iswananda menegaskan, masyarakat berperan penting menjaga stabilitas sosial dan persatuan bangsa. (*)

Related posts

Leave a Comment