Pemkab Lamsel Gandeng BNI Dorong Digitalisasi Layanan dan Investasi

Bupati Lamsel, Radityo Egi Pratama, dan PT BNI (Persero) Tbk Kantor Cabang Tanjung Karang meneken kerja sama di ruang kerja bupati, Rabu (6/5/2026). (Diskominfo Lamsel)

KALIANDA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menjalin kerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia/BNI (Persero) Tbk Kantor Cabang Tanjung Karang guna memperkuat digitalisasi layanan pemerintahan dan mendorong percepatan pembangunan daerah.

Bupati Lamsel, Radityo Egi Pratama, dan PT BNI (Persero) Tbk Kantor Cabang Tanjung Karang meneken kerja sama itu di ruang kerja bupati, Rabu (6/5/2026).

Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan program daerah melalui pemanfaatan layanan perbankan, termasuk pengelolaan keuangan daerah lebih modern, efektif, dan transparan.

PGS Regional CEO BNI, Ari Masdianto Purnomo, menegaskan, kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis membangun ekosistem pelayanan publik terintegrasi dan berbasis digital.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis menghadirkan layanan publik lebih modern, efektif, transparan, dan terintegrasi,” ujar Ari.

Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama mencakup pengelolaan keuangan daerah, layanan perbankan, dan digitalisasi pemerintahan.

Ari menambahkan, BNI sebagai bank milik negara berkomitmen menghadirkan solusi keuangan inovatif yang relevan dengan kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat.

Ia menilai Lamsel punya potensi besar di sektor perdagangan, pariwisata, pertanian, hingga pengembangan UMKM yang mampu menjadi motor ekonomi daerah.

Pariwisata dan Investasi

Menanggapi hal itu, Bupati Lamsel, Radityo Egi Pratama berharap kolaborasi ini dapat berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kami sangat terbuka dan menyambut baik kerja sama ini. Harapannya, kolaborasi ini tak hanya formalitas, tapi benar-benar berdampak positif bagi Lamsel,” kata Egi.

Egi menegaskan, kerja sama perbankan tak hanya soal layanan keuangan pemerintahan, tapi juga dapat meluas untuk mendukung pariwisata dan investasi daerah.

Ia memaparkan program prioritas Desa Helau fokus membangun desa bersih, asri, dan berkelanjutan.

Pihaknya, tegas Egi, tengah mendorong transformasi pariwisata dari sekadar kunjungan singkat menjadi kunjungan lebih lama (stay experience) di Lamsel.

“Kami ingin ubah konsep dari ‘visit to Lampung Selatan’ jadi ‘stay at Lampung Selatan’. Karena itu, kami berharap BNI hadir dapat membuka ruang investasi dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Pemkab Lamsel berharap sinergi dengan BNI terus berkembang dan menghadirkan berbagai program kolaboratif yang bermanfaat luas untuk pembangunan daerah berkelanjutan. (Kmf)

Related posts

Leave a Comment