
KALIANDA- Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, menegaskan, peran strategis istri Aparatur Sipil Negara (ASN) penting dalam mendukung kinerja suami.
“Peran istri ASN bukan sekadar pendamping, melainkan juga berkontribusi nyata untuk masyarakat,” kata Zita Anjani dalam rapat koordinasi (rakor) perdana DWP 2026 di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (10/4/2026).
Rakor ini menjadi momentum awal menguatkan peran organisasi perempuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Zita Anjani menekankan, peran istri ASN tak hanya sebatas mendampingi suami, tapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong berhasil keluarga dan pembangunan sosial.
“Sebagai istri ASN, kita berperan penting mendukung sukses suami. Ketika suami berhasil, tentu keluarga juga akan merasakan bahagia,” ujarnya.
Dia mendorong seluruh anggota DWP lebih proaktif turun ke masyarakat melalui berbagai kegiatan berdampak langsung, seperti program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan.
“Saya mendorong ibu-ibu lebih proaktif. Banyak hal yang bisa dilakukan, seperti kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Zita memaparkan empat arah utama menjadi fokus penguatan DWP ke depan, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia anggota, pengembangan program yang berorientasi pada keluarga dan masyarakat, perluasan kolaborasi lintas sektor, serta penerapan tata kelola organisasi yang profesional dan adaptif.
“Penguatan sumber daya manusia mulai dari diri sendiri, dengan memberikan contoh baik,” tegasnya.
Selain itu, kata dia, program harus berdampak bagi keluarga dan masyarakat, serta dukungan kolaborasi luas dan tata kelola organisasi profesional.
Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku sebagai bagian dari tanggung jawab moral di tengah masyarakat. Ini karena posisi istri ASN kerap menjadi sorotan publik.
“Kita harus menjadi contoh baik di masyarakat. Karena itu, penting selalu menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya. (Kmf)