DPRD Lampung Dukung Hilirisasi Komoditas Perkuat Ekonomi Daerah

Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar, menghadiri silaturahmi dan buka puasa bersama Hipmi Lampung di Ballroom Hotel Holiday Inn, Bandarlampung, Sabtu (14/3/2026). (Istimewa)

BANDARLAMPUNG- Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menghadiri silaturahmi dan buka puasa bersama di Ballroom Hotel Holiday Inn, Kota Bandarlampung, Sabtu (14/3/2026).

Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Provinsi Lampung menggelar legiatan tersebut.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendorong para pengusaha muda dalam Hipmi mengambil peran strategis mengembangkan potensi ekonomi daerah, khususnya melalui hilirisasi komoditas unggulan di Lampung.

Menurutnya, Lampung memiliki potensi komoditas sangat besar, namun sebagian masih belum optimal mengolahnya sehingga peluang ini perlu para pengusaha muda manfaatkan untuk menyiptakan nilai tambah perekonomian daerah.

Ia menilai, salah satu kekuatan utama Hipmi ialah kemampuan para anggotanya untuk melihat potensi komoditas di daerah masing-masing dan mengembangkannya menjadi produk bernilai tambah.

Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar menyampaikan, DPRD mendukung berbagai upaya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan pengusaha muda mengoptimalkan potensi komoditas daerah.

Menurutnya, pengembangan sektor usaha berbasis potensi lokal, termasuk melalui hilirisasi komoditas, dapat menjadi langkah strategis menguatkan perekonomian daerah dan meningkatkan sejahtera masyarakat.

Ketua Umum BPD Hipmi Lampung, Gilang Ramadhan menyampaikan, Hipmi terus berkomitmen menguatkan sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Lampung.

Saat ini, kata Gilang, tengah merumuskan berbagai potensi usaha di daerah untuk dapat para anggota Hipmi kembangkan sehingga mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah.

Momentum ini kian mempererat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan kalangan pengusaha muda dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta pembangunan di Lampung. (hms)

Related posts

Leave a Comment