Cuaca Ekstrem, Eva Dwiana Imbau Orang Tua Awasi Anak

Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, menyambangi rumah duka. (Istimewa)

BANDARLAMPUNG- M. Dafi Prayoga (12) yang sempat terbawa arus Sungai Balok telah meninggal dunia. Ini menyisakan luka mendalam keluarga, termasuk Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, yang menyambangi rumah duka.

Kejadian Selasa (10/3/2026) itu di Jalan Balok, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. Korban saat itu pukul 13.30 hendak memancing ikan di sekitaran Sungai Balok dan berenang bersama rekan-rekannya.

Akibat arus cukup deras, korban tenggelam dan ditemukan pada pukul 17.00 WIB.

Atas kejadian itu, Eva Dwiana pun mengimbau orang tua untuk tetap mengingatkan dan menjaga anaknya di tengah kondisi cuaca ekstrem.

“Kepada orang tua, saya mengingatkan agar menjaga anaknya  di tengah musim hujan,” ungkapnya, Rabu (11/3/2026)

Dia berharap, pengawasan orang tua, tak akan ada lagi anak tenggelam terbawa arus sungai apalagi saat ini sedang sulit menebak cuaca.

“Kita menyantuni Rp10 juta kepada keluarga untuk menggelar takziah,” tuturnya.

Pihaknya juga telah memerintahkan, RT hingga camat bersama BPBD untuk siaga ketika hujan tiba, agar bisa membantu masyarakat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung mengeluarkan prakiraan pada periode akhir Maret hingga April ialah masa pancaroba, yaitu masa peralihan dari musim penghujan ke kemarau.

Kondisi ini biasanya memicu potensi cuaca ekstrem yang perlu masyarakat mewaspadai.

BMKG memprediksi hujan lebat dengan durasi singkat yang disertai kilat petir dan angin kencang akan terjadi pada waktu-waktu tertentu. (*)

Related posts

Leave a Comment