Arinal Djunaidi Sampaikan Tiga Hal Penting Kelola Hutan di Lampung

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menyerahkan bantuan alat ekonomi produktif kepada para KUPS dan KPH di Pondok Rimbawan, Jumat (7/6/2024). (Foto Istimewa)

BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri Pembinaan Kelompok Tani Hutan Menuju Masyarakat Lampung Berjaya di Pondok Rimbawan, Bandarlampung, Jumat (7/6/2024).

Arinal Djunaidi menyampaikan tiga hal penting dan harus perhatikan dalam mengelola hutan di Provinsi Lampung.

Pertama, kawasan hutan sebagian besar telah ada aktivitas manusia. Sehingga fungsi ekologisnya sebagai penyangga kehidupan dan habitat satwa menjadi terganggu.

“Untuk itu, mengelola kawasan hutan tak hanya sekadar mengurus kayu atau satwa liar saja tapi juga harus memperhatikan aspek-aspek sosial,” ujarnya.

Kedua, kehutanan ialah sektor hulu karena catchment area bangunan-bangunan vital beradad dalam kawasan hutan. Karena itu, kondisi kawasan hutan sangat mempengaruhi sektor-sektor lain di bagian tengah dan hilir.

Ketiga, hutan memiliki manfaat global, seperti meningkatkan penyerapan emisi karbon, menghasilkan oksigen dan lain-lain.

“Itu sebabnya, kawasan hutan di Lampung harus dijaga dan diberi perhatian oleh sektor-sektor lain di luar kehutanan,” jelasnya.

Dalam pemanfaatan hutan dan hasil hutan tentu harus punya rencana sebaik mungkin dan tetap mengacu aturan.

Sehingga tujuan mendapatkan hasil ekonomi dari pemanfaatan hutan dapat tercapai tanpa menimbulkan hutan rusak dan merusak habitat satwa.

Arinal menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung sangat berkomitmen mengelola hutan.

“Karena itu, dalam RPJMD 2019-2024 pemberdayaan masyarakat sekitar hutan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan,” kata ia.

Beberapa komitmen itu diwujudkan dalam program dan kegiatan, antara lain Fasilitasi Pembentukan Kelompok Tani Hutan dan Pengusulan Perhutanan Sosial; dan Fasilitasi Pembinaan Kelompok Perhutanan Sosial Pasca Izin melalui Pemberian Bantuan Alat Ekonomi Produktif, Pemberian Bantuan Bibit Produktif, Mengikuti even-even pameran, Pendampingan dan Temu Usaha. (rls)

Related posts

Leave a Comment