DPRD Lampung Minta Gakkumdu Usut Pemilu Curang di Way Kandis

BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Anggota DPRD Provinsi Lampung, Budiman AS, meminta Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) mengusut tuntas pemilu curang pada TPS 19 Way Kandis Tanjung Senang, Kota Bandarlampung. “Ini harus diusut tuntas agar tak terjadi lagi. Saya minta Gakumdu, Bawaslu, dan kepolisian usut tuntas kecurangan Pemilu yang terjadi,” kata Budiman AS, Rabu (14/2/2024). Menurutnya, jika ini dibiarkan, tentu akan terus berulang dan tak ada efek jera bagi pelaku. Budiman mengaku ia telah memantau lokasi TPS 19 Way Kandis. Ia kecewa, masyarakat merugi tak bisa memilih wakil yang diharapkan lantaran ada kecurangan. “Harusnya memilih wakil yang mereka suka…

Read More

Budiman AS Sosialisasi PIPWK di Sukarame

BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Anggota DPRD Provinsi Lampung, Budiman AS, menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIPWK) di Gang Afdhol, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung, Sabtu (27/1/2024). Menurut Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung ini, kehidupan sosial, khususnya anak-anak kini lebih terpengaruh gadget. Banyak pengguna gadget ini lebih banyak timbul dampak negatif meski masyarakat memanfaatkan gadget untuk komunikasi ataupun hiburan. “Tanpa sadar saat ini kita memiliki ideologi android. Hampir setiap warga memiliki gadget. Tak dipungkiri, meski memiliki dampak positif, gadget juga tak jarang duntuk hal negatif, seperti menyebar kabar bohong atau hoaks,” ungkapnya.…

Read More

Budiman AS Soroti Berita Dugaan Utang Bupati Lamteng

BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Budiman AS, menyoroti terkait berita menyeret nama Bupati Lampung Tengah (Lamteng). Budiman AS menyoroti hal itu usai Bupati Lamteng, Musa Ahmad, dilaporkan ke polisi karena tak bayar utang Rp2 miliar yang telah berjalan dari tahun 2010. Yusran Amrullah laporkan kasus itu ke Polda Lampung pada Rabu (10/1/2024). Politikus Partai Demokrat ini menegaskan, pemberitaan itu tak benar atau fitnah. Karena itu, ia meminta pemberitaan itu dihentikan karena menyeret nama Kepala Daerah Lamteng itu. “Jangan sampai berita itu fitnah lebih baik segera dihentikan. Karena…

Read More