
BANDARLAMPUNG – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela melepas Treasured Harmony Lampung Community (THLC) yang mewakili Lampung dan Indonesia dalam Busan Choral Festival & Competition 2026 di Korea Selatan, 22–25 Oktober. Pelepasan berlangsung di Hotel Holiday Inn, Bandarlampung, Minggu 18 Oktober 2026.
Dalam acara itu, THLC menggelar konser tahunan kedua bertajuk Invitation and Memorial dengan penampilan paduan suara para anggotanya. Konser ini juga menjadi kesempatan para anggota menunjukkan kesiapan mereka sebelum berkompetisi di tingkat internasional.
Wagub Jihan mengapresiasi upaya THLC mengembangkan bakat anak-anak melalui seni paduan suara. Dia mengaku bangga dapat menyaksikan langsung penampilan mereka menjelang berangkat ke Busan.
Menurutnya, peluang tampil di panggung internasional merupakan pengalaman berharga untuk belajar, berkembang, sekaligus membawa nama Lampung ke tingkat dunia.
Dia juga menilai keberadaan komunitas seperti THLC penting untuk memberikan ruang positif bagi generasi muda mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Menurutnya, di tengah berbagai distraksi teknologi, kegiatan seni dapat menjadi wadah anak-anak terus berkarya dan mempersiapkan diri menyongsong Generasi Emas 2045.
“Tema Invicta yang berarti tak terkalahkan atau voices that never yield, suara-suara pantang menyerah, memiliki makna kuat. Semangat inilah perlu terus kita tumbuhkan pada generasi muda,” ujar Jihan.
Dia turut mengingatkan paduan suara bukan sekadar bernyanyi, melainkan juga menyatukan perbedaan. Setiap jenis suara, seperti sopran dan alto, memiliki karakter masing-masing, tapi dipadukan dengan baik, perbedaan itu menghasilkan harmoni indah.
Menurutnya, nilai tersebut juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak dengan latar belakang dan karakter beragam dapat saling melengkapi ketika berada dalam lingkungan tepat. Kebersamaan itulah menjadi kekuatan untuk tumbuh dan meraih prestasi.
Menjelang kompetisi di Busan, Jihan berpesan agar para anggota THLC tampil dengan percaya diri dan tak terbebani harus menjadi juara.
Wagub berharap mereka dapat menjadikan kompetisi tersebut sebagai kesempatan menambah pengalaman, mengembangkan kemampuan, dan menunjukkan penampilan terbaik.
“Jangan merasa terbebani harus juara. Tampil percaya diri dan jadikan panggung ini sebagai tempat belajar dan bertumbuh. Bisa tampil di Busan, membawakan lagu-lagu daerah, serta membawa nama baik Lampung di panggung internasional saja sudah menjadi kebanggaan,” katanya.
Dia berharap keikutsertaan THLC dalam Busan Choral Festival & Competition 2026 dapat menjadi pengalaman berharga para anggota sekaligus memperkenalkan seni dan budaya Lampung kepada masyarakat internasional. (*)