Ketua PMI Lampung Lantik Pengurus PMI Kota Metro 2026-2031

Ketua PMI Lampung Purnama Wulan Sari Mirza melantik Pengurus PMI Kota Metro 2026–2031 di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Metro
Ketua PMI Lampung Purnama Wulan Sari Mirza melantik Pengurus PMI Kota Metro 2026–2031 di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Metro, Rabu 14 Oktober 2026. Foto: Pemprov Lampung

METRO – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza melantik Pengurus PMI Kota Metro Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Metro, Rabu 14 Oktober 2026. Kegiatan dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-81.

Batin Wulan mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru. Dia berharap amanah dijalankan penuh keikhlasan serta terus mengabdi melalui kegiatan kemanusiaan.

“Selamat kepada seluruh Pengurus PMI Metro 2026-2031. Semoga amanah mulia ini dapat dijalankan dengan penuh rasa syukur, keikhlasan, dan mampu melaksanakan misi kemanusiaan kepalangmerahan dengan sebaik-baiknya,” ujar Batin Wulan.

Dia menjelaskan PMI berkewajiban membantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan tanpa membedakan. Untuk itu, dia meminta pengurus PMI Metro terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Sebagai mitra pemerintah, PMI memiliki tugas membantu pemerintah dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Karena itu, komunikasi, kolaborasi, dan sinergi program dengan pemerintah daerah serta masyarakat harus terus dibangun,” ujarnya.

Batin Wulan juga meminta pengurus memperkuat konsolidasi internal agar terbentuk tim solid dan mampu menggerakkan seluruh sumber daya organisasi efektif.

“Seluruh pengurus harus menjalankan tugas dengan berpegang pada tujuh prinsip dasar kepalangmerahan,” katanya.

Menurutnya, kesiapsiagaan bencana menjadi hal penting yang harus diperhatikan PMI Metro. Pengurus dan relawan harus peka terhadap musibah serta mampu merespons cepat.

“Pengurus PMI dan pengurus markas harus hadir pada golden hour saat terjadi bencana, 6 jam maksimal rekan-rekan sudah berada di lokasi,” tegasnya Batin Wulan.

Dia mengapresiasi pengembangan pelayanan donor darah PMI Metro, termasuk penambahan fasilitas dua mobil donor darah dan satu mobil operasional. Dia berharap penambahan itu mempercepat pelayanan dan memperluas jangkauan kegiatan kemanusiaan.

Dia juga mendorong Unit Donor Darah (UDD) PMI Metro terus berinovasi, meningkatkan sosialisasi layanan, serta memperkuat kerja sama dengan rumah sakit untuk menjaga kualitas dan ketersediaan darah.

Menurut Batin Wulan, kebutuhan darah tak hanya dari masyarakat Metro, tapi juga daerah sekitar, termasuk Kabupaten Lampung Timur. Karena itu, koordinasi dengan mitra pelayanan kesehatan perlu terus diperkuat.

Batin Wulan turut menekankan pentingnya pembinaan relawan dan generasi muda melalui Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), dan Tenaga Sukarela (TSR).

“Pembinaan dan orientasi relawan harus terus dilakukan. PMI juga perlu berkoordinasi dengan sekolah melalui program seperti PMI Goes to School untuk menyiapkan generasi muda menjadi kader relawan dan kader PMR,” katanya.

Dia menyebut PMI Metro merupakan salah satu yang diandalkan dalam mobilisasi relawan saat bencana. Karena itu, pembinaan berkelanjutan diperlukan menjaga kualitas dan kesiapan relawan.

Rangkaian pelantikan dan HUT ke-81 PMI ini juga diisi donor darah, sunatan massal, serta pemberian tali asih. Selain itu, dirangkai dengan peluncuran mobil unit UDD PMI Metro.

Pada kesempatan itu, Batin Wulan mengapresiasi pendonor sukarela yang telah donor darah 100 kali serta bantuan kursi roda.

Dia berterima kasih kepada para pendonor, relawan, pihak sekolah, media, dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan PMI Metro.

“Dengan kerja cerdas, kerja keras, dan kerja ikhlas, kita bersama-sama akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Metro,” pungkasnya. (pemprov)

Related posts

Leave a Comment