
PESAWARAN — Anggota DPRD Provinsi Lampung Mustika Bahrum menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Kejadian, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Sabtu 10 Oktober 2026.
Mustika Bahrum mengajak masyarakat terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan mewujudkan keadilan sosial.
“Sosialisasi ini tak hanya sarana memperkuat pemahaman masyarakat terhadap ideologi Pancasila, tapi juga momentum mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat,” kata Mustika.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila pada dasarnya telah dikenal masyarakat dan semestinya diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa hingga sila kelima Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Lampung ini menilai pengamalan Pancasila tak cukup sebatas pengetahuan atau hafalan, tapi harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan nilai-nilai Pancasila mengajarkan masyarakat menjalankan kehidupan berlandaskan ketuhanan, menghormati sesama, menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah, dan memperjuangkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Keadilan yang dimaksud tujuan akhirnya adalah kita semua mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Sehingga, kita wajib terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila itu dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Mustika berharap masyarakat kian memahami pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan sosial yang beragam.
“Semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong merupakan bagian penting menjaga keutuhan bangsa. Karena itu, pengamalan Pancasila perlu terus diperkuat, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Selain memperkuat pemahaman ideologi kebangsaan, Mustika juga berharap kegiatan menjadi ruang komunikasi berkelanjutan antara masyarakat dan anggota DPRD sebagai wakil rakyat.
Ia menginginkan hubungan wakil rakyat dan masyarakat tak hanya terjalin melalui agenda formal, tapi juga melalui pertemuan langsung yang membangun kedekatan emosional dan rasa kekeluargaan.
“Semoga agenda semacam ini bisa terus terbangun, baik dalam agenda resmi DPRD ataupun silaturahmi tatap muka dalam bentuk lainnya,” ungkap Ketua Golkar Kabupaten Pesawaran ini. (wp)