
KALIANDA – Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda bergemuruh oleh sorak-sorai suporter saat Turnamen Bola Voli Putra Bupati Cup 2026 resmi dimulai, Selasa 6 Oktober 2026.
Di tengah antusiasme pemain dan suporter yang mayoritas pelajar, Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Radityo Egi Pratama menyebut olahraga sebagai ruang penting untuk membentuk generasi sehat fisik dan mental.
Menurut Egi, olahraga tidak semata soal kemampuan fisik, tetapi juga bagian dari proses pendidikan yang membentuk kesehatan jiwa dan pola pikir.
“Olahraga adalah bagian dari pendidikan, bagian dari pelajaran. Kenapa olahraga bagian dari pelajaran? Karena, olahraga ini membuat badan kita sehat,” ujar Egi saat membuka turnamen.
The Spirit of Krakatoa
Ia mengatakan, tubuh sehat akan mendukung terbentuknya jiwa dan pola pikir sehat. Karena itu, Egi mendorong generasi muda menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Kalau jiwanya sehat, nanti pikirannya sehat, kelakuannya sehat,” katanya.
Antusiasme di GWH, lanjut Egi, menjadi modal positif membangun budaya olahraga di Lamsel. Semangat suporter yang memenuhi arena, ia sebut sebagai gambaran The Spirit of Krakatoa.
“Melihat semangat para suporter, ini baru The Spirit of Krakatoa. Hari ini adalah hari spesial untuk kalian semua karena saya didampingi Forkopimda dan seluruh jajaran terkait. Antusiasmenya luar biasa,” ungkapnya.
Jadi Agenda Tahunan
Egi berharap energi positif itu tak berhenti di Bupati Cup tahun ini. Pemkab Lamsel berencana menjadikan turnamen sebagai agenda tahunan agar kian banyak masyarakat, terutama generasi muda, memiliki ruang berolahraga sekaligus mengembangkan potensi bakat.
Ia juga mengajak masyarakat Lamsel rutin berolahraga. Masyarakat yang sehat merupakan fondasi penting membangun kehidupan lebih baik.
“Saya ingin masyarakat Lamsel sehat semua, nasibnya baik semua. Harus rutin olahraga biar sehat,” kata Egi.
Turnamen Bola Voli Putra Bupati Cup 2026 berlangsung 6-8 Oktober 2026, di GWH. Sebanyak 16 tim ambil bagian, mempertemukan pemain-pemain terbaik hasil seleksi tingkat wilayah.
Sebelumnya, pertandingan tingkat wilayah berlangsung September 2026 dan terbagi dalam empat wilayah. Pemain terbaik kemudian dipilih untuk tampil di tingkat kabupaten.
Jaring Atlet
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Lamsel, Muhammad Yusup mengatakan, Bupati Cup tak hanya mencari juara, tapi juga menjadi bagian proses penjaringan dan pembinaan atlet berkelanjutan.
“Bukan hanya kompetisi mencari juara. Ini adalah salah satu bentuk penjaringan Lamsel yang akan berkelanjutan dan juga mempersiapkan atlet terbaik menghadapi berbagai perlombaan,” jelasnya.
Pembinaan tersebut juga menjadi bagian persiapan Lamsel menghadapi berbagai ajang, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada November mendatang.
Dengan demikian, Bupati Cup 2026 tak hanya menjadi panggung voli, tapi juga jalur menemukan talenta muda, membangun budaya olahraga, dan menyiapkan atlet Lamsel untuk kompetisi lebih tinggi. (ptm-kmf)