
BANDARLAMPUNG – DPRD Provinsi Lampung mendorong Program Sekolah Rakyat diperkuat sebagai solusi nyata memperluas akses pendidikan dan menekan angka putus sekolah.
Program ini dinilai strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Lampung dan memastikan anak dari keluarga kurang mampu mendapat pendidikan layak. Begitu kata Wakil Ketua Komisi V DPRD Lampung Dr. Yanuar Irawan, S.E., M.M., Selasa 11 Agustus 2026.
Menurut Yanuar Irawan, pendidikan merupakan fondasi utama meningkatkan kualitas hidup dan membangun generasi berdaya saing.
Karena itu, kata ia, pelaksanaan Sekolah Rakyat harus tepat sasaran dan bermanfaat nyata bagi masyarakat.
“Pendidikan adalah jalan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sekolah Rakyat harus memberi kesempatan sama kepada anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapat pendidikan layak, meningkatkan kemampuan, dan membangun masa depan lebih baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, kian luas akses pendidikan berkualitas, kian besar peluang anak mengembangkan potensi, keterampilan, dan karakter. Itu menjadi modal penting meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperkuat daya saing daerah.
Program Sekolah Rakyat Terintegrasi menyediakan layanan pendidikan mulai jenjang SD, SMP hingga SMA.
Selain pendidikan formal, peserta didik juga mendapat penguatan karakter, pembelajaran bahasa asing, pendidikan kepemimpinan, dan pelestarian budaya daerah.
DPRD Lampung mendorong program ini tak hanya berorientasi penyediaan akses, tapi juga pada kualitas pembelajaran dan keberlanjutan pendidikan peserta didik.
“Ukuran keberhasilannya harus terlihat dari kian banyak anak tetap bersekolah, meningkatnya kualitas pendidikan, dan kian kuat kemampuan generasi muda menghadapi tantangan masa depan,” tegas Yanuar.
DPRD berharap penguatan Sekolah Rakyat berdampak nyata berupa menurun angka putus sekolah, meningkat kualitas SDM, dan meratanya kesempatan pendidikan berkualitas di Lampung. (hms)