Karang Pucung Lamsel Bidik Juara Nasional Lomba Desa 2026

Wabup Lamsel M. Syaiful Anwar hadiri Klarifikasi Lapangan Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Lampung 2026 di Aula Desa Karang Pucung
Wabup Lamsel M. Syaiful Anwar menghadiri Klarifikasi Lapangan Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Lampung 2026 di Aula Desa Karang Pucung, Kamis (25/6/2026). Foto: Diskominfo Lamsel

WAY SULAN – Desa Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan (Lamsel), optimis mengulang prestasi di Lomba Desa/Kelurahan 2026. Desa ini pernah Juara Provinsi Lampung dan Juara III Nasional pada 2018.

Wakil Bupati (Wabup) Lamsel M. Syaiful Anwar menyampaikan optimismen itu saat Klarifikasi Lapangan Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung di Aula Desa Karang Pucung, Kamis (25/6/2026).

Menurut Syaiful, keberhasilan Karang Pucung tidak hanya soal juara, tapi transformasi pembangunan berkelanjutan lewat penguatan ekonomi, pelayanan publik, dan ketahanan pangan.

“Ini semangat Desa HELAU menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Syaiful.

Bertema “Transformasi Desa sebagai Pilar Ketahanan Nasional”, Karang Pucung mengunggulkan BUMDes peternakan ayam petelur berbasis teknologi. Program ini bekerja sama dengan Bank Lampung.

BUMDes juga mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lewat penyerapan hasil petani dan peternak lokal, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut pembangunan desa kini tak hanya infrastruktur. Pemkab Lamsel mendorong modernisasi pelayanan publik, sumber daya manusia, ekonomi, dan lingkungan. Semua itu selaras dengan Program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, Unggul).

“Kami harap Karang Pucung menjadi contoh desa mandiri, inovatif, dan berkelanjutanguna mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Syaiful.

Ketua Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung, Slamet Riyadi menegaskan wajah Lampung ada di desa.

“Jika desa maju, Lampung juga akan maju. Untuk itu, pembangunan desa harus terus kuat melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Slamet.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Transmigrasi Lampung ini berkata Pemprov Lampung terus akselerasi Program Desaku Maju dan hilirisasi pertanian inklusif untuk membuka lapangan kerja anak muda desa.

Ia mengajak pemerintah daerah dan pemerintah desa mengintegrasikan peran BUMDes dengan program ketahanan pangan nasional dan mendukung kebutuhan bahan baku MBG dari produk lokal. (kmf)

Related posts

Leave a Comment