Bupati Egi: Pesantren Cetak Generasi Emas 2045 Berakhlak

Bupati Egi memberikan kata sambutan di YPP Al Ishlah Sukadamai
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri Haflah Akhirussanah di YPP Al Ishlah Sukadamai, Natar, Ahad (24/5/2026). Foto: Diskominfo Lamsel

NATAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) berkomitmen memperkuat peran pondok pesantren. Begitu penegasan Bupati Radityo Egi Pratama, saat menghadiri Haflah Akhirussanah di Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Al Ishlah Sukadamai, Kecamatan Natar, Ahad (24/5/2026).

Momentum itu juga mempererat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, juga memperkuat silaturahmi antara pemerintah daerah dan para ulama, pengasuh pondok pesantren, guru ngaji, ustaz, serta ustazah di Lamsel.

Bupati Egi menegaskan, pondok pesantren berperan strategis membentuk generasi muda. Tak hanya unggul intelektual, tapi juga kokoh dalam akhlak, adab, dan nilai-nilai keagamaan.

“Indonesia Emas 2045 butuh generasi bukan hanya cerdas pikiran, melainkan juga beradab dan berakhlak baik. Pondok pesantren ialah tempat lahir generasi-generasi seperti itu,” ujar Egi.

Menurutnya, harus terus bersama perkuat pondok pesantren. Tak hanya sisi pendidikan, tapi juga lewat dukungan sosial dan berdayakan ekonomi pesantren agar mampu berkembang lebih mandiri dan berdaya saing.

“Pemkab Lamsel memandang pondok pesantren berperan sangat penting membentuk generasi berilmu, berakhlak. Juga memiliki semangat pengabdian kepada agama, masyarakat, dan bangsa,” katanya.

Motivasi Santri

Egi juga mengapresiasi Forum Silaturahmi Pondok Pesantren, para kiai, ustaz, ustazah, serta seluruh tenaga pendidik yang istikamah mendidik generasi muda melalui ilmu agama dan cinta Al-Qur’an.

Di hadapan para santri, ia turut memotivasi agar terus menjaga akhlak, menghormati guru, dan menjadikan Al-Qur’an pedoman hidup dalam keseharian.

“Jadilah generasi membanggakan orang tua, menghormati guru, menjaga akhlak, dan menjadikan Al-Qur’an pedoman hidup,” pesannya.

Ia menegaskan, Pemkab Lamsel akan terus mendukung kemajuan pendidikan berbasis pesantren sebagai salah satu fondasi penting membangun masa depan bangsa.

“Kami yakin masa depan bangsa ini banyak lahir dari pesantren. Dari dulu, para pejuang bangsa juga banyak berasal dari lingkungan pesantren,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, akan lahir generasi muda religius, berakhlak mulia, serta mampu menjadi penerus pembangunan bangsa dan daerah pada masa depan. (Kmf)

Related posts

Leave a Comment