
BANDARLAMPUNG- Wakil (Wagub) Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menerima pengurus DPW Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Lampung di ruang kerjanya, Rabu (13/5/2026).
Wagub Jihan berkata, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyambut baik kehadiran Gapembi sebagai mitra strategis mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.
Dia berharap organisasi ini membantu pembinaan dan penataan administrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Fokusnya pada pemenuhan standar kesehatan dan keamanan pangan.
“Kami berterima kasih dengan adanya Gapembi. Bukan hanya membantu pembinaan SPPG, melainkan juga merapikan administrasi yang menjadi tanggung jawab daerah,” ujarnya.
Dia menyoroti masih rendah jumlah dapur SPPG di Lampung yang telah melengkapi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Soal ini jadi atensi pemerintah daerah karena berkaitan standar operasional dapur MBG.
Gapembi Penghubung
Pemprov, kata Jihan, telah memiliki fasilitas laboratorium kesehatan daerah untuk mempercepat proses mengurus SLHS, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Dia meminta Gapembi membantu sosialisasi dan pendampingan pengelola dapur.
“Nanti kami minta bantuan Gapembi follow up dapur-dapur SPPG yang belum melengkapi administrasi. Ini terus jadi perhatian Badan Gizi Nasional (BGN) dan tugas kami di daerah,” katanya.
Wagub menilai kedekatan Gapembi Lampung dengan BGN jadi peluang positif daerah memperkuat pelaksanaan MBG dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dia berharap Gapembi menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan pengelola dapur SPPG, termasuk menyelesaikan berbagai masalah teknis di lapangan.
“Saya harap Gapembi bisa mediasi kami dengan penyelenggara dapur SPPG. Semoga seluruh dapur di Lampung bisa memiliki grading yang baik dan memenuhi standar,” pungkasnya.
387 Dapur Bergabung
Ketua DPW Gapembi Lampung, H. M. Muslih menjelaskan, Gapembi merupakan organisasi pengusaha dapur MBG yang sudah terbentuk di 28 provinsi dan memiliki koordinasi langsung dengan BGN.
Di Lampung, Gapembi telah menghimpun 387 dapur dari total sekitar 1.200 dapur MBG terdaftar. Organisasi ini fokus meningkatkan kualitas fisik dapur, manajemen, keamanan pangan, dan pendampingan administrasi.
“Kami ingin dapur di bawah Gapembi memiliki standar yang baik, baik sisi fisik maupun manajemen pengelolaan,” ujar Muslih.
Pascapelantikan, kata ia, Gapembi Lampung akan fokus penguatan sertifikasi keamanan pangan, HACCP, pengelolaan limbah, dan peningkatan kualitas operasional dapur MBG.
Muslih berharap pemprov terus mendukung Gapembi sebagai mitra strategis menyukseskan program prioritas nasional MBG di Lampung. (adpim)