
TANJUNG BINTANG- Lampung Selatan (Lamsel) menjadi pusat meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah se-Sumatra 2026. Sebanyak 1.491 rumah tak layak huni di Lamsel dibedah tahun ini.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meresmikan program itu di Desa Lematang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kamis (7/5/2026).
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah mempercepat perbaikan rumah masyarakat kurang mampu di berbagai daerah.
“Hari ini Pak Prabowo datang memperbaiki rumah tak layak huni. 15 Mei mulai bekerja memperbaiki rumah,” ujar Maruarar Sirait.
Menteri PKP mengecek langsung rumah warga penerima BSPS di Desa Lematang. Hasilnya, bantuan tepat sasaran. Banyak rumah dinding geribik lapuk, atap bocor, membahayakan penghuni.
Total bantuan BSPS untuk Lampung mencapai 9.382 unit rumah. Rinciannya meliputi 5.372 unit pedesaan, 3.196 unit pesisir, dan 814 unit perkotaan. Lampung Selatan dapat 1.491 rumah.
Setiap penerima dapat bantuan stimulan Rp20 juta untuk perbaikan rumah. Program BSPS untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar punya hunian layak.
Bupati Lamsel, Radityo Egi Pratama, mengatakan, program ini sangat membantu masyarakat yang tinggal di rumah tak layak huni.
“Ini titik keempat penyerahan BSPS Sumatra yang peluncurannya di Lamsel. Terima kasih Presiden Prabowo atas bantuannya,” ujar Bupati Egi.
Egi juga berterima kasih kepada Menteri PKP dan Gubernur Lampung dan segenap pihak yang mendukung program perbaikan rumah masyarakat. (Kmf)