
BANDARLAMPUNG- Spirit dan antusiasme generasi muda mewarnai pembukaan Lampung Student Olympic (LSO) 2026 di Halaman Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/4/2026). Peserta LSO berasal dari jenjang SD hingga SMA se-Lampung.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung, M. Firsada, mewakili Gubernur Lampung membuka kegiatan itu.
M. Firsada menegaskan, LSO bukan semata-mata ajang mengejar menang, melainkan wadah membangun karakter, sportivitas, dan mental tangguh.
“Yang terpenting bukan siapa menang, melainkan berani ikut, berproses, tetap jujur, dan sportif bertanding,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyebut LSO 2026 sebagai agenda tahun kedua. Tahun ini lomba drumben dengan 33 peserta, melampaui target awal.
“Ini sinyal positif bangkit drumben pascapandemi. LSO juga bagian persiapan menuju PON 2032, Lampung-Banten jadi tuan rumah,” kata Ketua Persatuan Drum Band Indonesia Lampung ini.
Pemprov Lampung berkomitmen menghadirkan ruang pengembangan generasi muda lewat LSO. Melalui latihan, disiplin, dan semangat hari ini, pelajar lahir sebagai atlet potensial yang mampu harumkan nama Lampung tingkat nasional hingga internasional.
Ketua Pelaksana Nyimas Gandasari melaporkan, LSO 2026 ini berlangsung hingga Juli 2026.
Cabang lomba LSO 2026 meliputi drumband, atletik, bulu tangkis, renang, voli, basket, futsal, karate, hingga e-sport. Ada juga kompetisi seni dan sastra: solo song, tari kreasi, modern dance, baca puisi, serta PBB variasi.
Dengan ragam cabang olahraga, seni, dan sastra, LSO 2026 jadi panggung pelajar Lampung mengasah kemampuan, menumbuhkan sportivitas, dan membangun percaya diri.
Selain itu, ajang ini memastikan potensi, bakat, dan minat anak-anak Lampung tersalurkan untuk menghadapi tantangan masa depan. (kmf)