
KALIANDA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) menegaskan, keberadaan perusahaan di wilayahnya harus berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi Forum Penataan Ruang yang membahas persetujuan kegiatan sesuai pemanfaatan ruang milik PT Batu Berkah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lamsel, Supriyanto, memimpin rapat itu di ruang kerja sekda setempat, Kamis (5/3/2026).
Dalam pertemuan itu, sejumlah perangkat daerah menyampaikan berbagai saran dan masukan terkait aktivitas perusahaan yang telah berjalan beberapa tahun terakhir dan berencana beroperasi hingga 15 tahun ke depan.
Supriyanto menegaskan, aktivitas perusahaan jangan hanya berorientasi untung usaha, tapi juga harus bermanfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, kontribusi perusahaan dapat wujud melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), seperti pemberian beasiswa pendidikan, bantuan bedah rumah, hingga kegiatan sosial lainnya yang dapat masyarakat rasakan secara merata.
Koordinasi
Guna pelaksanaan program itu lebih terarah, Supriyanto juga meminta perusahaan berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terkait menyalurkan program CSR.
Selain aspek sosial, pemerintah daerah juga menyoroti dampak aktivitas perusahaan terhadap lingkungan dan infrastruktur, terutama kondisi jalan yang kendaraan operasional lalui.
“Kendaraan operasional harus menggunakan angkutan sesuai tonase yang diizinkan. Jangan sampai aktivitas perusahaan justru merusak infrastruktur jalan yang saat ini berkondisi baik,” tegasnya.
Ia juga meminta perusahaan memperhatikan berbagai potensi dampak sosial mungkin muncul, seperti polusi udara, kesehatan masyarakat, hingga potensi lingkungan rusak.
Upaya mitigasi, antara lain menanam pohon di sepanjang jalur angkutan untuk mengurangi polusi udara dan menata sistem drainase agar tak menimbulkan genangan atau banjir di sekitar lokasi kegiatan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mendorong perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal dan mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar wilayah operasional guna meningkatkan ekonomi masyarakat.
Keselamatan
Aspek keselamatan masyarakat di sekitar jalur operasional juga menjadi perhatian rapat. Perusahaan juga menyediakan penerangan jalan dan memastikan tak ada tumpahan material batu di jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Selain itu, perusahaan juga memperhatikan waktu operasional kegiatan, termasuk memberitahukan kepada pemerintah desa bila akan kegiatan peledakan material agar tak mengganggu nyaman masyarakat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, perwakilan PT Batu Berkah, Fevian Prasetyo, menerima seluruh catatan dalam rapat dan akan menindaklanjuti melalui komitmen tertulis.
“Yang masih kurang dan belum sesuai, kami akan benahi agar ke depan bisa lebih baik,” ujar Fevian.
Ia juga menyampaikan, perusahaan siap membantu masyarakat sekitar, termasuk memenuhi permintaan material tambang untuk menimbun jalan desa yang rusak.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Lamsel berharap aktivitas perusahaan dapat sesuai regulasi, berdampak positif masyarakat, lingkungan, dan pembangunan daerah di sekitar wilayah operasional. (Kmf)