Reza Berawi Serap Aspirasi Petani di Pesawaran

Anggota DPRD Lampung, Mohammad Reza Berawi, menggelar resss di Desa Negara Ratu Wates, Tegineneng, Pesawaran, Ahad (01/03/2026). (Istimewa)

PESAWARAN- Kelompok Tani di Desa Negara Ratu Wates, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan saat reses Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza Berawi, Ahad (01/03/2026).

Kegiatan menyerap aspirasi itu di Dusun Tanjung Anom.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Lampung itu menegaskan reses merupakan bagian tanggung jawab konstitusional anggota DPRD.

Ia menjelaskan, reses ialah masa anggota DPRD pada semua tingkatan bekerja di luar masa sidang.

Para legislator turun langsung ke daerah pemilihan menyerap, menerima, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

“Keluhan dan aspirasi masyarakat, saya akan tembuskan ke Pemerintah Provinsi Lampung agar bisa masuk perencanaan pembangunan,” tegasnya.

Keluhan Warga

Dalam sesi dialog, perwakilan warga, Joko, menyampaikan sejumlah soal mendesak yang menjadi perhatian warga dan kelompok tani.

Warga, kata Joko, berharap adanya penyempurnaan jaringan listrik, termasuk perapihan kabel dan penambahan tiang listrik pada sejumlah dusun.

“Kami sangat berharap ada tambahan tiang dan merapihkan kabel listrik, karena saat ini kondisinya belum rapi dan beberapa dusun masih kurang,” jelasnya.

Ia juga menyoalkan pupuk bersubsidi langka, khususnya pupuk jenis merah yang tahun lalu relatif melimpah, namun sulit memperoleh tahun ini.

“Tahun lalu pupuk melimpah, tapi tahun ini sulit sekali dapat. Kami mohon solusi agar petani tak sulit saat musim tanam,” ungkap Joko.

Warga mengusulkan pengadaan sumur bor untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian. Selama ini, petani masih mengandalkan mesin diesel yang boros dan memberatkan biaya produksi.

Perjuangkan

Menanggapi hal itu, Reza Berawi akan membahas dan memperjuangkan aspirasi itu dalam forum DPRD Lampung, khususnya menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Ia menegaskan, sinergi antara DPRD kabupaten dan provinsi perlu agar dapat mengatasi secara bertahap soal infrastruktur, pertanian, hingga sarana pendukung lainnya.

Reza menegaskan, kelangkaan pupuk tak terjadi lagi di Lampung khususnya. Karena, pemerintah pusat sudah fokus menyempurnakan pengadaan pupuk.

“Jadi, ini menjadi catatan khusus saya. Agar, jangan lagi ada pupuk langka. Saya akan segera koordinasi dengan dinas terkait,” tegasnya. (wp)

Related posts

Leave a Comment