Musrenbang Merbau Mataram Fokus Bangun Infrastruktur dan Ekonomi

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, Musrenbang RKPD 2027 di Kecamatan Merbau Mataram, Rabu (4/2/2026). (Diskominfo Lamsel)

MERBAU MATARAM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Kecamatan Merbau Mataram, Rabu (4/2/2026).

Musrenbang di Balai Desa Triharjo ini merupakan titik kelima. Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, membuka musrenbang.

Kegiatan ini menjadi forum strategis menyelaraskan capaian pembangunan, kebutuhan masyarakat, dan arah kebijakan pembangunan daerah berbasis potensi desa.

M. Syaiful Anwar, menegaskan, Musrenbang RKPD merupakan fase penting menyempurnakan perencanaan pembangunan dari bawah, sesuai amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

“Musrenbang bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan amanat moral agar rencana pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat, dari desa, dan dari realitas lapangan,” tegasnya.

Ia memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, hingga capaian Monitoring Center for Prevention KPK yang menempatkan Lampung Selatan peringkat pertama se-Provinsi Lampung.

Secara khusus di Merbau Mataram, alokasi anggaran pembangunan infrastruktur tahun 2025 lebih dari Rp19,3 miliar, untuk membangun jalan, jembatan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), irigasi, embung, rumah tidak layak huni, dan penerangan jalan umum.

“Sektor pendidikan, anggaran mencapai Rp1,24 miliar untuk meningkatkan sarana sekolah dan memberikan beasiswa,” katanya.

Ke depan, kata ia, pembangunan Merbau Mataram harus menempatkan pertanian sebagai basis, ekonomi lokal sebagai penguat, dan pariwisata sebagai pengungkit.

Pertanian, tegas Syaiful, harus terhubung dengan UMKM, UMKM terhubung dengan pariwisata, dan pariwisata terhubung dengan pasar.

Ia menekankan empat prinsip utama menyusun usulan musrenbang, yakni prioritas kebutuhan mendesak masyarakat, keselarasan kebijakan dan kemampuan keuangan daerah, pembangunan partisipatif dan inklusif, serta menjadikan musrenbang sebagai komitmen bersama.

Camat Merbau Mataram, Ricky Randa Belpama, memaparkan sejumlah realisasi pembangunan sepanjang tahun 2025.

Menurutnya, arah fokus pembangunan pada peningkatan infrastruktur dasar, ketahanan pangan, layanan kesehatan, pendidikan, dan penyediaan air bersih.

“Sepanjang 2025, pembangunan di Merbau Mataram fokus meningkatkan konektivitas wilayah, pemenuhan layanan dasar masyarakat, serta menguatkan sektor pertanian dan ekonomi desa,” ujar Ricky.

Untuk tahun 2027, Musrenbang Merbau Mataram menetapkan sejumlah usulan prioritas, terutama rehabilitasi dan rekonstruksi jalan penghubung antar desa, peningkatan jaringan SPAM, serta penguatan infrastruktur dasar penunjang aktivitas ekonomi dan layanan masyarakat. (kmf)

Related posts

Leave a Comment