Pemkab Lampung Selatan Siap Luncurkan Tiga Inovasi Strategis

Rapat koordinasi persiapan meluncurkan tiga program inovasi di ruang kerja Sekda Lamsel, Rabu (28/1/2026). (Diskominfo Lamsel)

KALIANDA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) bersiap meluncurkan tiga program inovasi strategis. Ketiga program itu, yakni Hallo Lamsel, L-Betik, dan Desa HELAU.

Program ini juga sebagai langkah transformasi layanan publik dan penguatan tata kelola pemerintahan lebih modern, transparan, dan partisipatif.

Persiapan peluncuran itu dalam rapat koordinasi di ruang kerja Sekda Lamsel, Rabu (28/1/2026). Sekretaris Daerah (Sekda) Lamsel, Supriyanto, memimpin rapat tersebut.

Rapat itu bertujuan menyelaraskan konsep teknis dan narasi program agar manfaat ketiga inovasi tersebut dapat segera masyarakat langsung rasakan.

Hallo Lamsel

Kepala Dinas Kominfo Lamsel, Anasrullah, menjelaskan, Hallo Lamsel merupakan penyempurnaan layanan masyarakat yang kini lebih modern dan interaktif.

Menariknya, peluncuran aplikasi ini tak dalam format seremonial formal, tapi mengusung konsep nongkrong ala kafe akan di Taman Tengah Kantor Bupati Lamsel.

“Awal peluncuran secara formil, tapi sesuai arahan Bupati, acara tak terlalu kaku. Kami akan undang unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, hingga masyarakat, dengan estimasi sekitar 150 peserta,” jelas Anasrullah.

Ia menambahkan, peluncuran ini juga akan ada demo aplikasi Hallo Lamsel yang memuat delapan layanan unggulan berbagai perangkat daerah melalui videotron, sehingga masyarakat dapat langsung melihat fungsi dan manfaat layanan digital tersebut.

L-Betik

Inspektur Lamsel, Badruzzaman menjelaskan, L-Betik hadir sebagai sistem pencegahan korupsi dan penguatan integritas di lingkungan pemerintahan Lamsel.

Saat ini, pihaknya tengah merevisi Peraturan Bupati untuk mempertegas nomenklatur L-Betik dan Sai Betik, dengan target rampung dalam dua minggu ke depan.

“Kami juga mengenalkan Si Elbik sebagai maskot resmi. Selain menyiapkan tim teknis, kami menyediakan suvenir berisi nomor kontak aduan agar masyarakat lebih mudah menyampaikan laporan,” ujarnya.

Desa HELAU

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lamsel, Erdiyansyah, memaparkan program Desa HELAU atas ide orisinal Bupati Lamsel.

Program Desa HELAU ini, kata ia, untuk mengintegrasikan nilai-nilai ABRI BKW dalam narasi pembangunan desa lebih komunikatif dan mudah masyarakat pahami.

“HELAU merepresentasikan daerah indah, cantik, rapi, dan berdaya saing. Ke depan akan memilih 17 desa contoh sebagai model penguatan komitmen bersama antar-stakeholder, di luar agenda rutin lomba desa,” katanya.

Perluncuran Terbuka

Sekda Supriyanto menegaskan, percepatan peluncuran ketiga inovasi ini penting.

Meski jadwal pelaksanaan masih menyesuaikan agenda Bupati, ia meminta seluruh persiapan teknis dan narasi penguatan program segera rampung.

“Saya berharap cepat bisa segera meluncur. Terkait jadwal, kita menyesuaikan agenda Bupati. Namun secara teknis dan narasi penguatannya, semua harus sudah siap dalam waktu dekat,” tegasnya.

Rencana peluncuran besar ini berpusat secara terbuka di Taman Tengah Kantor Bupati Lamsel, sebagai simbol transparansi, keterbukaan informasi, dan pemerintah dekat masyarakat. (Gil)

Related posts

Leave a Comment