Wabup Lamsel Apresiasi Peran Strategis Imigrasi Jaga Kedaulatan Negara

Wabup Lamsel, M. Syaiful Anwar, menghadiri syukuran memeringati Hari Bhakti Imigrasi ke-76 di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda, Senin (26/1/2026). (Diskominfo Lamsel)

KALIANDA- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan (Lamsel), M. Syaiful Anwar, menghadiri syukuran memeringati Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026 di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda, Senin (26/1/2026).

Momentum itu menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen pengabdian, integritas, profesionalisme jajaran Imigrasi dalam pelayanan publik, pengawasan, dan penegakan hukum keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda, Dedy, menyampaikan, sepanjang tahun 2025 pihaknya mencatat kinerja positif berbagai sektor layanan.

Tercatat, berhasil menerbitkan lebih dari 14.000 paspor, memberikan lebih dari 1.600 layanan izin tinggal warga negara asing.

“Momentum Hari Bhakti Imigrasi ke-76 ini menjadi pengingat penting bagi kami untuk terus menjaga semangat pengabdian, integritas, dan profesionalisme.

Capaian Imigrasi

Capaian layanan ini, kata Dedy, menyerminkan komitmen Imigrasi memberikan pelayanan cepat, transparan, dan berorientasi kepuasan masyarakat.

Bidang penegakan hukum, Kantor Imigrasi Kalianda juga tegas namun humanis. Sepanjang 2025, mendeportasi empat warga negara asing akibat melanggar ketentuan keimigrasian.

“Ini menunjukkan situasi kamtibmas kondusif dan ada partisipasi aktif masyarakat memberikan informasi,” jelasnya.

Guna mendukung iklim investasi daerah, Imigrasi Kalianda turut mendorong implementasi program Golden Visa, yakni fasilitas izin tinggal jangka panjang hingga 10 tahun bagi investor asing yang menanamkan modal di daerah.

“Golden Visa mampu memperlancar arus investasi dan membuka lapangan kerja masyarakat lokal, khususnya di Lamsel,” pungkasnya.

Garda Terdepan

Wabup M. Syaiful Anwar, mengapresiasi atas dedikasi jajaran Imigrasi karena selama 76 tahun menjadi garda terdepan penjaga kedaulatan negara.

“Peringatan Hari Bhakti Imigrasi bukan sekadar seremoni, melainkan ruang refleksi atas pengabdian, kerja keras, dan tanggung jawab besar seluruh insan Imigrasi,” ujarnya.

Imigrasi, jelas ia, adalah wajah negara dan representasi Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

Menurutnya, posisi strategis Lampung Selatan sebagai gerbang Pulau Sumatra menuntut sinergi kuat antara pemerintah daerah, Kantor Imigrasi, TNI, Polri, dan unsur Forkopimda.

“Pelayanan keimigrasian cepat, transparan, dan humanis ialah kebutuhan mutlak. Jangan ada ruang pelayanan berbelit. Di sinilah peran Imigrasi benar-benar diuji,” tegasnya. (kmf)

Related posts

Leave a Comment