
KALIANDA- Wakil Bupati Lampung Selatan (Lamsel), M. Syaiful Anwar, menghadiri silaturahmi Penyuluh Pertanian se-Lamsel di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lamsel, Senin (5/1/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHB) Lamsel, Mugiyono menyampaikan, terhitung sejak 1 Januari 2026, penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Lamsel menjadi bagian Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
Mugiyono, menjelaskan, perubahan status PPL itu merupakan kebijakan nasional berlaku secara serentak.
“Jumlah PPL Lamsel kini berada di bawah Kementan sebanyak 100 orang, terdiri dari 55 PNS dan 45 PPPK,” ujar Mugiyono.
Wakil Bupati M. Syaiful Anwar mengapresiasi dedikasi para PPL, karena selama ini berasal dari Dinas TPHB dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Menurutnya, penyuluh ialah pahlawan sunyi di tengah hamparan sawah dan ladang. Mereka ialah ujung tombak paling memahami keluh kesah petani hingga pelosok desa.
“Selain itu, PPL juga agen perubahan membangun pola pikir petani menjadi lebih modern, terampil, dan mandiri,” kata Syaiful.
Ia menegaskan, meski status kepegawaian para penyuluh kini beralih ke pemerintah pusat, peran mereka di tengah masyarakat tetap menjadi hal utama yang harus dijaga.
“Kebijakan ini ialah bagian strategi percepatan swasembada pangan. Saya berharap perubahan status ini tak mengurangi dekat batin dengan para petani di lapangan,” pesannya.
Syaiful mengajak seluruh penyuluh pertanian menyambut amanah baru tersebut dengan optimisme dan semangat pengabdian.
“Semoga Bapak/Ibu selalu sehat, sukses, dan berprestasi kian gemilang di bawah naungan Kementan,” ujarnya. (lmhr)