
BANDARLAMPUNG- Anggota DPRD Bandarlampung, Yuhadi, menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Rabu (26/11/2025).
Dalam kegiatan itu, Yuhadi menghadirkan dua narasumber Jamhari, wartawan senior dan
Imam Ma’arif praktisi hukum.
Ia mengatakan, pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ialah kegiatan DPRD Bandarlampung dan pemerintah membiayainya.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, kata ia, pemerintah hadir melalui DPRD memberi wawasan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan.
Ia berharap masyarakat Durian Payung agar mendukung program pemerintah, baik program Pemkot Bandarlampung, maupun Pemprov Lampung.
Kelurahan Durian Payung, kata Yuhadi, melalui program Wali Kota Bandarlampung, sudah tak ada masalah infrastruktur.
“Saat ini pemerintah sudah banyak memberi kemudahan, baik masalah pelayanan, kesehatan, pendidikan, maupun program lainnya,” katanya.
Yuhadi mengimbau warga bila ada masalah keluarga jangan buru-buru membawa ke ranah hukum, selesaikan melalui musyawarah.
“Begitu juga menggunakan media sosial, jangan ada masalah sedikit dengan suami atau istri langsung publis ke media sosial,” ujarnya.
Jamhari mengupas ideologi Pancasila era teknologi informasi. Menurutnya, tak bisa membendung lagi perkembangan teknologi.
Saat teknologi berkembang dengan banyak platform sekarang, maka sangat tepat menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk membentengi masyarakat, terutama pengaruh terhadap akhlak anak.
“Bila ada persoalan anak di sekolah, orang tua jangan cepat-cepat mengambil kesimpulan. Tapi, orang tua melakukan tabayun dulu kepada pihak sekolah,” ujarnya.
Ia berpesan agar masyarakat menjadikan IT dengan platform yang ada sebagai media mendukung kegiatan. Jangan sampai perkembangan media sosial menjadi bencana penggunanya.
Imam Ma’arif menyampaikan penting menanamkan Ideologi Pancasila kepada anak dan generasi muda. (khi)