
BANDARLAMPUNG- Anggota DPRD Kota Bandarlampung, Rama Apriditya, menyosialisasiksn Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kelurahan Perumnas Wayhalim, Kecamatan Way Halim, Selasa (25/11/2025).
Rama Apriditya menekankan perlu memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan sosial kian kompleks.
Ia mengungkapkan, marak polarisasi di masyarakat, penyebaran informasi belum terverifikasi, dan melemah etika sosial, menunjukkan nilai-nilai Pancasila belum penuh tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Anggota Komisi III DPRD Bandarlampung menegaskan, Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan pedoman moral dan etika.
“Kita harus pastikan nilai-nilai ini dapat diterapkan dalam tindakan nyata, baik dalam keluarga, pendidikan, maupun lingkungan sosial,” ujar Rama.
Legislator Golkar ini juga mengkritisi selama ini praktik pembinaan ideologi lebih banyak berhenti dalam menyampaikan materi semata.
Ia menekankan, tantangan utama bukan pemahaman konsep Pancasila, melainkan nilai-nilai ini terimplementasi dalam kehidupan masyarakat dan pengambilan kebijakan publik.
“Kita sering bicara Pancasila, tapi masih banyak praktik intoleransi, rendah peduli sosial, dan ketidakadilan dalam pelayanan publik. Hal ini harus menjadi perhatian serius bersama,” tegasnya.
Rama menekankan, penguatan nilai Pancasila harus mulai dari generasi muda, karena mereka paling rentan terhadap pengaruh arus informasi tanpa filter.
Ia juga mengajak masyarakat aktif menghidupkan kembali budaya gotong royong, toleransi, dan solidaritas, sebagai wujud nyata mengamalkan Pancasila.
“Penguatan Pancasila bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Setiap warga harus menjadi bagian upaya menjaga identitas bangsa dan memperkuat persatuan,” pungkasnya. (mf)