Menuju Pemilu 2029 Berkualitas, Pemprov Lampung Dukung Konsolidasi Bawaslu

Konsolidasi Penguatan Kelembagaan Bawaslu bersama Mitra Kerja dan Stakeholder Pengawas Pemilu di Hotel Emersia Bandarlampung, Jumat (14/11/2025). (Diskominfotik Lampung)

BANDAR LAMPUNG- Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela menghadiri Konsolidasi Penguatan Kelembagaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Mitra Kerja dan Stakeholder Pengawas Pemilu di Hotel Emersia Bandarlampung, Jumat (14/11/2025).

Wagub Jihan Nurlela menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendukung penuh menguatkan lembaga pengawasan pemilu.

Jihan menekankan, kehadiran forum evaluasi dan konsolidasi ini penting memperkuat kualitas demokrasi daerah.

“Pemprov Lampung berkomitmen penuh memperkuat Bawaslu, dari dukungan kebijakan hingga koordinasi lintas sektor,” ujarnya.

Dia menilai tantangan pengawasan pemilu kian kompleks, terutama akibat percepatan arus informasi digital yang berpotensi melahirkan disinformasi dan polarisasi.

Jihan mengingatkan, perlu mewaspadai politik uang, menyalahgunakan kewenangan, dan tekanan politik yang memengaruhi integritas kontestasi elektoral.

“Pilkada 2024 di Lampung ialah paling aman dan lancar sepanjang penyelenggaraan sebelumnya. Ini berkat kerja keras Bawaslu Kabupaten/Kota,” katanya.

Selain menyoroti kinerja pengawasan, Wagub memberikan penekanan khusus pada netralitas ASN.

Menurutnya, netralitas bukan sekadar aturan administrasi, melainkan fondasi kepercayaan publik. “Jika integritas retak, demokrasi ikut rusak,” ujarnya.

Goes to School

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, mengungkapkan, agenda ini fokus pada evaluasi menyeluruh pasca-Pemilu dan Pilkada 2024 untuk memetakan perbaikan regulasi dan kinerja pengawasan ke depan.

Bagja mengapresiasi kinerja Bawaslu Lampung karena berhasil menurunkan indeks kerawanan pemilu dari kategori sedang menjadi rendah pada Pilkada 2024.

Ia juga menyinggung capaian Bawaslu Lampung masuk lima besar Gakkumdu Award tahun ini.

Bagja menyampaikan, mulai 2026 Bawaslu RI melaksanakan program pendidikan politik pemilih pemula melalui Bawaslu Goes to School.

Ia mengatakan, target program ini menyasar kepada siswa SMA dan pelajar pada Pemilu 2029 akan menjadi pemilih pemula.

“Kita harus menyiapkan generasi paham demokrasi sejak dini,” katanya. (kmf)

Related posts

Leave a Comment