
BANDARLAMPUNG- Calon jemaah umrah mengikuti manasik umrah atas fasilitasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung di Aula Semergou, Senin (13/10/2025).
Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, mengatakan program umrah gratis kepada masyarakat, khususnya tokoh agama, guru ngaji, marbot masjid, dan warga berprestasi, karena telah mengabdikan diri memajukan umat dan kota.
“Alokasi anggaran dari APBD perubahan ini sejatinya ialah uang rakyat yang kami kembalikan kepada rakyat dalam bentuk program mulia dan menyentuh kebutuhan spiritual masyarakat,” jelasnya.
Wali Kota berpesan agar seluruh calon jemaah memanfaatkan kegiatan manasik sungguh-sungguh, memahami setiap rukun dan tata cara ibadah agar melaksanakan umrah lancar dan khusyuk.
“Ibadah umrah bukan sekadar perjalanan wisata religi, melainkan perjalanan spiritual mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Luruskan niat, jaga kesehatan, dan tunjukkan akhlakul karimah selama di Tanah Suci,” pesannya.
Wali kota juga menitip doa bagi keselamatan dan kemajuan Kota Bandarlampung.
“Doakan agar kota kita senantiasa aman, damai, sejahtera, dan dalam lindungan Allah SWT. Doakan juga agar kami para pemimpin selalu amanah,” ujarnya.
Dua Kloter

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bandarlampung, Jhoni Asman, menuturkan, jemaah umrah tahun ini berangkat dalam dua kloter, masing-masing sekitar 300 dan 200 orang.
Jhoni Asman mengatakan, kloter pertama berangkat 27 Oktober dan kloter kedua pada 3 November.
“Total peserta tahun ini 530 orang, sementara target program umrah gratis hingga akhir 2025 sekitar 1.200 orang,” jelas Jhoni.
Program ini, lanjut ia, rutin setiap tahun dengan jumlah peserta sekitar seribu orang.
Untuk tahun 2026, pemkot masih menunggu kebijakan lebih lanjut pemerintah pusat dan hasil evaluasi pelaksanaan tahun ini. (sn)