
BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkomitmen mempercepat Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi (RB), dan Zona Integritas (ZI) dalam seluruh penyelenggaraan kegiatan pemerintahan seluruh instansi yang tercakup dalam Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.
SAKIP, RB, dan ZI ialah tiga konsep penting dalam upaya meningkatkan kinerja dan tata kelola pemerintahan di Indonesia.
SAKIP berfokus kepada mengukur dan melaporkan kinerja instansi pemerintah.
RB ialah upaya perubahan menyeluruh dalam sistem, mekanisme, dan budaya kerja birokrasi.
ZI ialah predikat kepada instansi pemerintah karena berkomitmen mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani melalui RB dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Guna mewujudkan komitmen itu, Pemprov Lampung bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Asistensi Implementasi SAKIP, RB dan ZI di Gedung Pusiban, Jumat (4/7/2025).
Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, mengungkapkan, Pemprov Lampung berkomitmen bisa mengikuti asistensi ini, mendapatkan saran, baik tingkat pemerintah daerah maupun di tingkat perangkat daerah.
“Kita target SAKIP tahun 2025 ini untuk penilaian kinerja 2024 bisa predikat naik. Kalau bisa kita akan berupaya perangkat daerah dan Tim SAKIP Lampung dengan perbaikan-perbaikan dan tindak lanjut,” katanya.
Elvira Umihanni melanjutkan, tahun 2025 penilaian SAKIP berfokus pada 2 penilaian tematik yaitu, tematik penanggulangan kemiskinan dan tematik pertumbuhan ekonomi.
Analis Kebijakan Madya PANRB, Hatni menyatakan, kegiatan ini bertujuan mendorong dalam meningkatkan implementasi SAKIP, RB dan ZI di Lampung.
“Tujuan kami ke sini, untuk membina dalam meningkatkan implementasi SAKIP, RB dan ZI. Jadi tiga hal itu, kami diminta mendorong Lampung secara maksimal,” ucapnya.
Untuk itu, Hatni meminta komitmen seluruh pihak terlibat mengimplementasikan hal itu pada unit kerja masing-masing.
Kepala Biro Organisasi Provinsi Lampung, Hery Sadli, menyatakan, seluruh OPD berperan penting dalam upaya meningkatkan kinerja dan tata kelola pemerintahan.
Hery menerangkan, berkat kerja sama seluruh pihak terlibat, penilaian RB di Lampung tahun 2024 meraih cukup memuaskan.
“RB 2024 target semula B. Berkat kerja sama kita semua meningkatkan RB ini maka tahun 2024 meningkat sangat tajam, yaitu A meski masih A-,” ucapnya.
Namun, harap ia, hal itu tak membuat Lampung berpuas diri tapi dapat terus meningkatkan penilaian tersebut.
“Semoga peduli dan sinergi kita semua, SAKIP meningkat. RB kita sesuai arahan gubernur dapat masuk 3 besar dan ZI kita juga ada nilainya,” pungkasnya. (kmf)