
BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Kepolisian Daerah (Polda) Lampung meluncurkan layanan Samsat Digital Drive Thru untuk perpanjangan STNK 5 tahunan, Senin (21/4/2025).
Inovasi pelayanan publik berbasis digital ini akan memangkas waktu dan prosedur pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menekankan, pentingnya inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
“Dari total sekitar 4 juta kendaraan tercatat di Lampung, hanya 2 juta aktif dan 38% di antaranya rutin bayar pajak kendaraan,” Gubernur Mirza di Kantor Gubernur Lampung, Komplek Perkantoran Gubernur Lampung.
Data ini menjadi dasar perlu kebijakan strategis untuk menstimulus patuh masyarakat. Salah satunya melalui digitalisasi layanan dan program pemutihan pajak mulai 1 Mei 2025.
“Hari ini kita masuk babak baru. Cukup 15–20 menit tanpa turun kendaraan, semua beres. Dari cek fisik, bayar pajak, sampai ambil pelat nomor, lebih cepat, mudah, transparan dan tak drama-drama lagi,” ujarnya.
Super Apps
Pemprov, ungkap ia, juga berencana meluncurkan Super Apps, yang akan mengintegrasikan layanan publik, termasuk Samsat Digital, ke dalam satu platform digital terpadu.
Tak hanya itu, ia menyampaikan, tingkat mantap jalan di Lampung masih pada angka 78%, jauh tertinggal dari provinsi tetangga, seperti Sumatera Selatan dan Banten, yang memiliki alokasi APBD lebih besar (Rp12–13 triliun dibanding Lampung yang hanya Rp7 triliun).
Karena itu, lanjut ia, meningkatkan PAD melalui kepatuhan pajak kendaraan, menjadi langkah krusial mengejar ketertinggalan infrastruktur.
Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika, menegaskan, digitalisasi ini merupakan wujud nyata komitmen Polri yang presisi dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Samsat Digital Drive Thru ini ialah langkah maju sangat penting bagi Lampung,” ujarnya.
Warga Antusias
Warga antusias dan merasakan langsung manfaat dari layanan ini.
Edi Purwata, warga Teluk Betung, Kota Bandarlampung, berterima kasih kepada Gubernur Lampung karena layanan ini dapat membantu dengan cepat dan mudah.
Senada, Imam. Ia mengaku layanan ini sangat membantu karena membuat proses membayar pajak menjadi efisien.
Sutiman (74) merasa layanan ini sangat ramah bagi lansia.
“Ini bagus. Kalau biasanya ribet dan harus isi-isi formulir, kini cukup kasih KTP, BPKB, dan STNK, sudah selesai,” katanya. (kmf)