Angga Satria: Pancasila Pandangan Hidup Bangsa

Anggota DPRD Lampung, Angga Satria Pratama, menyosialisasikan PIP dan wawasan kebangsaan di Desa Tanjung Lada, Gedung Tataan, Pesawaran, Jumat (4/10/2024). (Foto Istimewa)

PESAWARAN, SAYLAMPUNG.ID- Anggota DPRD Lampung, Angga Satria Pratama, menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Desa Tanjung Lada, Kecamatan Gedung Tataan, Kabupaten Pesawaran, Jumat (4/10/2024).

Angga Satria Pratama mengatakan, setiap warga negara Indonesia wajib mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.

Pancasila, kata ia, merupakan pemersatu bangsa di tengah perbedaan suku, ras, budaya, dan agama.

“Kita sudah wajib mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti bergotong royong, saling menghormati dan menghargai, dan bertoleransi antarumat beragama,” kata legislator asal dapil III Kota Metro, Pringsewu, dan Pesawaran ini.

Masyarakat, lanjut Angga, harus berpedoman pada empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Empat pilar kebangsaan ini, yakni Pancasila, UUD 1946, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

“Pancasila itu pedoman hidup bermasyarakat,” kata ” jelas Anggota Komisi III DPRD Lampung.

Pancasila, kata ia, juga merupakan pandangan hidup bangsa dan memiliki makna bahwa segala kegiatan kehidupan bangsa Indonesia sehari-hari harus sesuai sila-sila dalam Pancasila.

Ia menegaskan, saat ini banyak pihak ingin mengubah Pancasila sebagai ideologi negara. Gerakan radikalisme ini terus merongrong Pancasila dan membenturkan ideologi negara dengan agama.

“Kita sebagai anak bangsa dan khususnya generasi muda harus pandai menilai agar tak mudah terjerumus doktrin-doktrin radikal,” ujar Anggota DPRD Lampung Fraksi Partai Demokrat ini.

Terlebih tahun politik sekarang ini, kata ia, setiap individu harus menghormati dan menghargai pilihan calon pemimpin ke depan. Jangan sampai menimbulkan konflik di tengah masyarakat. (*)

Related posts

Leave a Comment