
BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Komisi I DPRD Lampung akan mendampingi para guru P3K angkatan 2020/2021, yang sudah dapat penempatan tapi tak sesuai tempat honor semula.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Budiman AS, menegaskan hal itu usai menerima audiensi perwakilan Guru P3K diruang rapat besar, kantor setempat, Kamis (14/3/2024).
Menurutnya, aspirasi para guru P3K yang sudah sangat realistis. Karena, ada resiko sangat berat masing-masing guru saat akan beraktivitas mengajar.
Pertama, kata ia, ada biaya Rp500 ribu per/hari sampai ke sekolah. Kedua, ada resiko binatang buas, seperti harimau melintas saat menuju ke lokasi sekolah.
“Kami sangat prihatin karena para guru mengabdi mencerdaskan anak bangsa tapi beresiko sangat berat,” kata Anggota Fraksi Demokrat DPRD Lampung itu.
Menurutnya, mereka sudah berstatus guru P3K namun tak sesuai dengan beban kerja.
Ketua DPC Demokrat Kota Bandarlampung ini mengatakan, lembaga legislatif sebagai wadah aspirasi masyarakat terketuk dan prihatin.
Karena itu, tegas ia, Komisi I akan mengawal langsung bersama-sama ke Kemenpan RB dalam waktu dekat.
“Tak logis mereka bertempat pada daerah terpencil, sementara sekolah asal honor masih belum ada juga yang mengajar. Kita akan berjuang bersama-sama,” katanya. (*)