Pemprov Lampung Salurkan DBH Rp1,2 Triliun Selama 2023

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto. (Foto: Ist)

BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sudah menyalurkan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk empat triwulan l tahun 2023.

Bahkan kata Fahrizal, total anggaran distribusi DBH kabupaten/kota tahun 2023 itu mencapai Rp1,2 triliun.

“Tahun 2023, kami sudah menyalurkan empat triwulan DBH,  termasuk DBH rokok untuk tiga triwulan,” ungkap Fahrizal Darminto di ruang kerjanya, Rabu (3/1/2024).

Ia mengatakan, total anggaran untuk membayar DBH kabupaten/kota mencapai Rp1,2 triliun.

“Realisasi anggaran Rp6,4 triliun dan Rp1,2 triliun sudah kita transfer ke kabupaten/kota,” katanya.

Ia mengatakan, setiap tahun pemprov selalu membayarkan DBH ke kabupaten/kota untuk empat triwulan.

Tahun lalu lanjut ia, pemprov membayarkan DBH untuk triwulan II, III dan IV tahun 2022 serta triwulan I tahun 2023.

“Jangan melihat triwulannya, yang jelas tahun 2023, kami sudah transfer empat triwulan,” tegasnya.

Fahrizal juga mengungkapkan, hal itu karena pada tahun 2019, Pemprov Lampung memiliki beban anggaran Rp1,7 triliun.

Jumlah itu terdiri dari utang DBH ke kabupaten/kota, pinjaman PT SMI dan pelepasan aset Waydadi yang belum terealisasi.

“Ini dampak masa lalu. Jadi, pada 2019 kita defisit anggaran Rp1,7 triliun. Atas kerja keras kita semua sudah bisa kita selesaikan,” jelasnya.

Fahrizal menegaskan, bisa saja DBH tahun 2023 langsung dibayarkan sekaligus.

“Bisa, tapi anggaran kita tidak cukup. Kalau mau dibayarkan semua ke DBH yang lain macet,” ungkapnya.

Terlebih, ia menilai, penggunaan APBD sudah ada peruntukkannya masing-masing. Sehingga sudah ada pos-posnya masing-masing.

“Dari anggaran yang kita miliki, 20 persen untuk pendidikan, 10 persen kesehatan, 40 persen infrastruktur. Belum lagi untuk membayar gaji guru, operasional dan lain-lain,” jelasnya.

Fahrizal memastikan, seluruh pelayanan dasar bisa telaksana dengan baik.

“Jangan sampai nanti ada yang tak bisa jalan. Misalnya gaji tak terbayar dan sebagainya,” ucapnya.

Ia berharap, pendapatan daerah Pemprov Lampung bisa meningkat di Tahun 2024. Ini agar realisasinya (DBH) lebih baik lagi. (*)

Related posts

Leave a Comment