
BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, mengikuti upacara memperingati HUT ke-78 PMI di Lapangan Korpri, Rabu (27/9/2023).
Asisten Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Lampung, Senen Mustakim, membacakan amanat Ketua PMI Provinsi Lampung, mengatakan, tepat 17 September 1945 PMI berdiri. Saat ini genap usia 78 tahun pengabdian PMI untuk kemanusiaan.
Senen mengatakan, PMI berperan sangat penting karena Palang Merah dan Bulan Sabit Merah di seluruh dunia mengabdian sesuai prinsip kemanusiaan dan prinsip dasar PMI yang telah bersama setujui dan sepakati.
“Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan dan Kesemestaan itulah prinsip pokok harus semua relawan pahami, pengurus dan semua keluarga besar PMI untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Tahun-tahun terakhir ini, lanjut ia, patut tak banyak bencana, seperti bencana alam, gempa bumi, tsunami.
Tapi bencana alam lainnya tak kalah sulit menangani, yaitu kekeringan dan perubahan iklim di dunia yang menyebabkan banyak masyarakat menderita.
“Masyarakat menderita akibat perubahan iklim ini mulai dari sulit dapatkan air bersih dan juga sulit pada bidang lainnya,” katanya.
Karena itu, lanjut ia, program utama pada bulan-bulan ini adalah cara membantu masyarakat akibat kekeringan, kekurangan air bersih dan kehidupan.
Untuk itu, tandas Senen, bulan-bulan mendatang PMI Provinsi Lampung akan menjalankan program-program penghijauan, semua relawan harus menanam pohon. Ini tentu akan dikoordinasikan pelaksanaannya secara bersama-sama.
Ketua PMI Lampung, Riana Sari Arinal, berterima kasih kepada seluruh relawan, seluruh pengurus, masyarakat, dan para sponsor dengan sepenuh hati membantu kegiatan-kegiatan PMI.
“Sepenuh hati artinya ikhlas, penuh kerja keras dan juga pengabdian sebagai ladang amal ibadah. Itulah harapan saya pada hari penuh kebahagaiaan,” pungkasnya. (kmf)